apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Prabowo Ingatkan Kadin, Politik Devide et Impera Masih Nyata Terjadi

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Ingatkan Kadin, Politik Devide et Impera Masih Nyata Terjadi
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa politik pecah belah atau devide et impera bukanlah sekadar cerita sejarah masa lalu yang hanya tertulis di dalam buku-buku sekolah. Menurut Kepala Negara, taktik adu domba tersebut masih sangat nyata terjadi pada era modern saat ini. Upaya memecah belah ini terus mengintai negara-negara berkembang yang memiliki potensi ekonomi besar dan kekayaan alam yang melimpah.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat memberikan pidato di hadapan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026. Di hadapan ratusan pelaku usaha yang hadir, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menekankan pentingnya persatuan nasional agar bangsa Indonesia tidak mudah terombang-ambing oleh kepentingan asing.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dalam pidatonya, mantan Menteri Pertahanan ini menilai bahwa saat ini masih banyak pihak luar yang berupaya mencari keuntungan dengan cara mengadu domba elemen-elemen di dalam suatu bangsa. Ketika sebuah negara terjebak dalam konflik internal dan saling bermusuhan, pihak-pihak luar tersebut dapat dengan mudah masuk untuk mengambil serta menguasai sumber daya alam yang ada di negara tersebut.

Baca Juga

Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman Berkelanjutan

Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman Berkelanjutan

Prabowo juga mengamati fenomena global di mana negara-negara yang kaya akan sumber daya alam sering kali seperti mendapatkan kutukan. Hal ini terjadi karena kekayaan yang melimpah justru membuat negara-negara tersebut menjadi sasaran empuk bagi pihak asing yang ingin mencari keuntungan pribadi. Pihak-pihak ini kerap memancing keributan dan memelihara konflik agar stabilitas negara tersebut terganggu, sehingga kekayaan alamnya dapat dieksploitasi dengan mudah.

Sebagai contoh nyata di tingkat global, Presiden Prabowo menunjuk kawasan Timur Tengah. Wilayah tersebut dikenal sangat kaya akan cadangan minyak bumi, gas alam, serta berbagai mineral berharga lainnya. Namun, akibat intervensi dan politik adu domba yang terus berlangsung, kawasan Timur Tengah harus mengalami kecamuk perang dan ketidakstabilan yang berlangsung hingga ratusan tahun lamanya.

Lebih dekat dengan sejarah lokal, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia sendiri merupakan contoh nyata dari korban politik pecah belah di masa lalu. Indonesia adalah negara yang sangat besar dan memiliki kekayaan alam yang luar biasa melimpah. Karena daya tarik kekayaan tersebut, bangsa asing berbondong-bondong datang dan menjajah tanah air hingga beratus-ratus tahun lamanya dengan memanfaatkan kelemahan persatuan bangsa melalui taktik devide et impera.

Baca Juga

Gubernur Bobby Nasution Hadiahi Caroline Nababan Rumah dan Beasiswa Kuliah

Gubernur Bobby Nasution Hadiahi Caroline Nababan Rumah dan Beasiswa Kuliah

Pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat pekan ini dihadiri oleh sekitar 150 pengusaha nasional. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakire, mengonfirmasi bahwa seluruh pimpinan Kadin dari 38 provinsi di Indonesia turut hadir memenuhi undangan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Anindya menjelaskan bahwa kehadiran para pimpinan Kadin dari seluruh penjuru daerah ini membawa misi penting. Mereka ingin berdiskusi secara mendalam mengenai bagaimana cara berkolaborasi yang efektif antara dunia usaha dan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian mulai dari tingkat daerah. Melalui penguatan ekonomi daerah, diharapkan ketahanan nasional dapat terwujud sehingga Indonesia tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan pihak mana pun yang ingin mengincar sumber daya alam Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo Subiantoekonomi daerahKadin IndonesiaDevide et ImperaAnindya Bakire

Berita Terbaru Lainnya

Ajax Amsterdam Resmi Rekrut Julian Brandt dari Borussia DortmundPiala AFF 2026, Shayne Pattynama Cetak Gol, Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman BerkelanjutanGubernur Bobby Nasution Hadiahi Caroline Nababan Rumah dan Beasiswa KuliahIstana dan Menteri Perdagangan Beri Tanggapan Soal Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah MalRMIT Dorong Potensi Industri Game Indonesia, Bidik Pasar dengan 153 Juta PemainPemerintah Tinjau Proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao NTTDaihatsu Segarkan Sigra, Terios, dan Gran Max di GIIAS 2026, Sasar Segmen Keluarga hingga Komersial

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap