Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana dengan mendatangi lokasi pengungsian di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah nyata Prabowo Cek Posko Pengungsi Korban Gempa NTT ini dilakukan guna memastikan penanganan pascabencana akibat gempa bermagnitudo (M) 7 berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
Kepala Negara tiba di posko pengungsian pada Rabu (26/8/2026) pukul 15.10 Wita. Dengan mengenakan baju safari dan topi berwarna biru, Presiden langsung memeriksa sejumlah fasilitas vital di area tersebut. Fokus peninjauan meliputi ketersediaan sumber air bersih, operasional sistem penyaringan air (water treatment), hingga kondisi dapur umum yang menyediakan kebutuhan logistik harian bagi para pengungsi.
Aktivitas Gunung Awu Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Level II Waspada

Sebelum melakukan peninjauan fisik di posko, Presiden terlebih dahulu memimpin rapat koordinasi yang melibatkan jajaran menteri dan kepala lembaga terkait untuk menyelaraskan langkah penanganan. Rombongan yang mendampingi Presiden dalam kunjungan ini terdiri dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kapolri Jenderal Sigit Prabowo.
Gunung Semeru Ditutup Total Usai Kebakaran Hutan, 170 Pendaki Dievakuasi

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesigapan seluruh unsur di lapangan, termasuk Panglima TNI, Kapolri, para kepala staf, pangdam, kapolda, Basarnas, hingga jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Ia menyampaikan rasa terima kasih dari dirinya pribadi dan pemerintah pusat atas kerja keras serta respons cepat yang ditunjukkan oleh semua pihak dalam membantu para korban gempa.






