Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa tingkat aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, saat ini berada pada Level II (Waspada). Penetapan status ini menyusul peningkatan aktivitas kegempaan yang didominasi oleh gempa vulkanik dangkal.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, merekomendasikan agar masyarakat setempat, pengunjung, maupun wisatawan tidak memasuki wilayah atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Awu.
Polisi Tangkap 65 Orang Jelang Demo 27 Agustus di Depan Gedung DPR

Data pemantauan pada periode 1 hingga 15 Agustus 2026 menunjukkan adanya 323 kali gempa vulkanik dangkal (VB), dengan rata-rata harian mencapai 21 kejadian. Selain itu, terekam pula 32 kali gempa vulkanik dalam (VA), 1 kali gempa tektonik lokal, 4 kali gempa terasa dengan skala I-II MMI, serta 523 kali gempa tektonik jauh (TJ).
Meskipun aktivitas kegempaan vulkanik dangkal tergolong tinggi, hasil pengamatan visual menunjukkan kawah Gunung Awu belum mengalami perubahan signifikan sejak awal Juli 2024.
172 Pendaki Gunung Semeru Dievakuasi akibat Kebakaran di Blok Ranu Kembang

Sebelumnya, BMKG juga mencatat beberapa kali aktivitas gempa tektonik di sekitar wilayah tersebut. Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 dilaporkan mengguncang Tahuna pada Jumat (17/7) malam, disusul gempa magnitudo 5,2 di barat laut Tahuna pada Rabu (29/7/2026) malam.






