Nasib pilu dialami oleh Ahmad Al Fian, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Remaja yang baru menginjak usia 13 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban aksi perundungan atau bullying yang dilakukan oleh rekan-rekannya. Korban merupakan warga asal Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Kabar duka ini langsung memicu keprihatinan mendalam sekaligus penyelidikan intensif oleh kepolisian setempat untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis remaja tersebut.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ahmad Al Fian sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit (RS) Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal. Korban masuk dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Namun, setelah menjalani upaya perawatan medis selama satu hari penuh, kondisi korban tidak kunjung membaik. Nyawa remaja berusia 13 tahun tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan, dan ia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada malam harinya.








