apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Ungkap Sosok Saepul Pelaku Mutilasi di Depok yang Pernah Jadi Guru Matematika dan Pedagang Piscok

Agus CahyonoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 19.50 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Ungkap Sosok Saepul Pelaku Mutilasi di Depok yang Pernah Jadi Guru Matematika dan Pedagang Piscok
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas serta latar belakang pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Depok. Pelaku mutilasi tersebut diketahui bernama Saepul, seorang pemuda berusia 26 tahun. Saepul melakukan aksi keji tersebut terhadap seorang pria berinisial K yang berusia 51 tahun. Dalam kehidupan sehari-harinya sebelum ditangkap, Saepul dikenal memiliki mata pencaharian sebagai seorang pedagang pisang cokelat atau yang biasa disebut piscok. Ia menjajakan dagangannya tersebut di area sekitar Stasiun Pondok Cina.

Kasus mutilasi ini bermula dari hubungan pertemanan antara pelaku dan korban. Berdasarkan penyelidikan dari pihak kepolisian, Saepul dan korban K saling mengenal satu sama lain melalui sebuah aplikasi komunitas penyuka sesama jenis. Setelah saling mengenal melalui aplikasi tersebut, keduanya kemudian bertemu. Peristiwa pembunuhan yang tragis ini akhirnya terjadi pada tanggal 23 Juli 2026. Aksi keji tersebut dilakukan oleh Saepul di dalam kamar kontrakan miliknya yang berlokasi di daerah Cipayung, Depok.

Setelah melakukan pembunuhan terhadap K di kamar kontrakannya di Cipayung, Saepul kemudian memutilasi tubuh korban. Pelaku memotong beberapa bagian tubuh korban, termasuk bagian kaki. Saepul diketahui membuang potongan kaki korban K tersebut ke aliran Kali Licin yang berada di kawasan Depok. Hingga saat ini, pihak kepolisian dan tim terkait masih melakukan pencarian karena potongan kaki korban mutilasi tersebut belum berhasil ditemukan. Setelah melancarkan aksi pembunuhan dan mutilasi tersebut, Saepul langsung melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas ke daerah Pandeglang, Banten.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Pihak kepolisian juga berhasil mengungkap sisi lain dari kehidupan masa lalu Saepul. Sebelum akhirnya merantau dan berdagang piscok di Stasiun Pondok Cina, Saepul ternyata memiliki latar belakang pekerjaan yang cukup bertolak belakang. Berdasarkan pengakuan dari tersangka sendiri saat menjalani pemeriksaan, ia sempat bekerja sebagai seorang guru mata pelajaran matematika. Profesi sebagai guru matematika tersebut ia jalani di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) yang terletak di daerah Pandeglang, Banten. Namun, pekerjaan sebagai guru tersebut saat ini sudah tidak ia jalani lagi.

Selain pernah bekerja sebagai guru matematika di Pandeglang, Saepul juga diketahui pernah mencoba peruntungannya di dunia hiburan. Pelaku mutilasi ini terungkap pernah berpartisipasi dan mengikuti salah satu ajang pencarian bakat yang ditayangkan di stasiun televisi. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara. Dimitri membenarkan informasi mengenai keikutsertaan Saepul dalam ajang pencarian bakat tersebut pada tanggal 7 Agustus 2026. Menurut penjelasan Dimitri, rekam jejak mengenai partisipasi pelaku dalam ajang tersebut juga dapat ditemukan di dalam akun media sosial TikTok pribadi milik Saepul.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Keikutsertaan Saepul dalam ajang pencarian bakat di televisi tersebut juga sempat terekam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial. Di dalam video viral tersebut, Saepul memberikan pernyataan mengenai alasannya mengikuti ajang pencarian bakat itu. Ia mengaku bahwa keikutsertaannya bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi ibunya. Ibu dari Saepul sendiri diketahui sehari-hari bekerja dengan cara berjualan sayur-sayuran di pasar.

Mengenai aktivitas keseharian pelaku sebagai pedagang, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberikan penjelasan tambahan pada tanggal 8 Agustus 2026. Pihak kepolisian memberikan tanggapan terkait kebenaran informasi yang beredar mengenai aktivitas dagang Saepul. Hal ini disampaikan untuk menanggapi pertanyaan yang muncul mengenai apakah Saepul juga pernah berdagang piscok di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, selain dari aktivitas rutinnya berdagang di Stasiun Pondok Cina.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaKasus KriminalMutilasi Depok

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap