apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Ungkap Jenis dan Status 996 Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Usat NgajiDiterbitkan 9 Agu 2026 - 10.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Ungkap Jenis dan Status 996 Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Teka-teki mengenai penemuan sebanyak 996 pucuk senjata di dalam ruangan Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, kini mulai terkuak secara perlahan. Penemuan senjata dalam jumlah yang sangat besar di lingkungan institusi pendidikan ini sempat menarik perhatian publik. Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dari total 996 senjata yang ditemukan tersebut, sebagian besar merupakan senjata angin. Secara rinci, polisi mengungkapkan bahwa sebanyak 995 pucuk dari senjata-senjata tersebut dikategorikan sebagai senjata angin, sedangkan hanya ada satu pucuk senjata yang dipastikan merupakan senjata api asli.

Untuk mengungkap asal-usul dan legalitas dari ratusan senjata tersebut, pemeriksaan intensif segera dilakukan secara menyeluruh. Proses pemeriksaan terhadap 996 barang bukti senjata ini melibatkan kolaborasi tim gabungan yang terdiri dari personel Subdit Wasendak Ditintelkam

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Polda Metro Jaya
dan
Polres Metro Jakarta Selatan
. Dari pemeriksaan fisik, perhatian khusus diberikan pada satu-satunya senjata api yang ditemukan di lokasi tersebut. Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa satu pucuk senjata api tersebut kini telah diamankan dengan aman di Polres Metro Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil penelusuran dokumen kepemilikan, senjata api tersebut terdaftar secara resmi atas nama seorang pria berinisial DS. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengungkap fakta bahwa pemilik terdaftar tersebut, yaitu Saudara DS, telah meninggal dunia sejak tahun 2020 lalu.
Baca Juga

Spanyol Terapkan Pemeriksaan Acak Pelancong Italia di Tengah Perselisihan Perbatasan

Spanyol Terapkan Pemeriksaan Acak Pelancong Italia di Tengah Perselisihan Perbatasan

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman yang sangat mendalam terkait dengan izin impor serta lokasi peletakan dan penyimpanan dari seluruh senjata tersebut di lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang. Langkah ini dinilai krusial mengingat aturan ketat yang berlaku di Indonesia mengenai kepemilikan dan penyimpanan senjata. Berdasarkan ketentuan hukum yang tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2022, setiap pihak yang melakukan kegiatan impor senjata diwajibkan untuk melaporkan dan memberitahukan secara resmi surat izin impor yang sah serta lokasi gudang penyimpanan yang digunakan untuk menampung senjata-senjata tersebut. Penyelidikan difokuskan untuk melihat apakah penyimpanan di ruang Ketua Yayasan tersebut telah memenuhi standar regulasi yang berlaku atau justru menyalahi aturan.

Dalam kelanjutan proses penanganan kasus penemuan senjata ini, penyidik kepolisian telah menyusun rencana untuk memanggil mantan Ketua Yayasan dari sekolah swasta tersebut. Mantan Ketua Yayasan yang akan dipanggil oleh penyidik tersebut diketahui berinisial IWD. Pemanggilan terhadap Saudara IWD ini dilakukan karena adanya keterkaitan erat antara dirinya dengan dokumen perizinan impor senjata-senjata yang ditemukan. Pihak kepolisian telah mengidentifikasi bahwa izin impor untuk ratusan senjata tersebut terdaftar dan dikaitkan dengan sebuah perusahaan bernama PT LKP, yang mana perusahaan ini memiliki hubungan atau diasosiasikan secara langsung dengan Saudara IWD. Keterangan dari IWD sangat dibutuhkan untuk memperjelas rantai kepemilikan dan jalur masuknya barang-barang tersebut ke lingkungan sekolah.

Baca Juga

Tangis Haru Orang Tua Siswa saat Kunjungan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang

Tangis Haru Orang Tua Siswa saat Kunjungan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang

Selain melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi kunci, pihak penyidik juga berfokus pada pemeriksaan silang antara fisik barang bukti dengan dokumen manifes impor yang ada. Kepolisian menegaskan pentingnya kesesuaian antara dokumen manifes resmi dengan jumlah dan jenis fisik senjata yang diimpor oleh PT LKP. Apabila nantinya hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh proses impor tersebut berjalan sesuai dengan manifes yang dilaporkan, maka aktivitas pengadaan senjata tersebut dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang resmi dan legal. Sebaliknya, jika kepolisian menemukan adanya senjata yang dimasukkan atau disimpan di luar data yang tertera dalam manifes, maka temuan tersebut secara hukum akan langsung dikategorikan sebagai tindakan penyelundupan senjata ilegal. Penyelidikan komprehensif ini terus berjalan guna memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaPolres Metro Jakarta SelatanPondok Pinang

Berita Terbaru Lainnya

Kapal Tanker UEA Diserang Rudal di Selat Hormuz, Upaya Pembukaan Jalur Temui Jalan BuntuSpanyol Terapkan Pemeriksaan Acak Pelancong Italia di Tengah Perselisihan PerbatasanJadwal SEA V-Cup 2026 Putri, Indonesia vs Filipina 9 AgustusTangis Haru Orang Tua Siswa saat Kunjungan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di TangerangPramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Pascakebakaran Gedung Bapenda DKISektor Pertanian Alor Didorong untuk Mengatasi Kemiskinan dan Tekan Harga BerasKementerian Pariwisata Dorong Pengembangan Wisata Yacht untuk Perkuat Ekosistem BahariKabar Populer Hiburan, Single Baru Syahrini hingga Alasan Sheila On 7 Jarang Tampil di Podcast

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026