apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Konter HP di Ambarawa

Domu TobingDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Konter HP di Ambarawa
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Semarang akhirnya berhasil menangkap dua pelaku yang diduga kuat melakukan pembunuhan terhadap Candra Waskito (25), seorang pemuda yang dikenal sebagai pemilik konter handphone Royal Phone Ambarawa. Kedua tersangka yang berhasil diringkus oleh petugas kepolisian tersebut diidentifikasi bernama Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25). Penangkapan kedua pemuda ini menyingkap sejumlah fakta mengejutkan mengenai upaya mereka dalam menyamarkan jejak kejahatan di tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah pembunuhan terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, aksi pembunuhan sadis terhadap korban terjadi pada Kamis (6/8) dini hari. Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengungkapkan bahwa setelah menghabisi nyawa korban, para pelaku tidak langsung meninggalkan lokasi kejadian untuk melarikan diri. Sebaliknya, Didit dan Taufik justru memilih untuk kembali ke dalam konter handphone tersebut dengan tujuan utama untuk membersihkan sisa-sisa darah korban yang berceceran di lantai demi menghindari kecurigaan petugas.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam upayanya menghapus bukti kekerasan tersebut, kedua pelaku memanfaatkan peralatan kebersihan yang mereka temukan di dalam konter Royal Phone Ambarawa. Lantai yang dipenuhi noda darah dilap sedikit demi sedikit menggunakan sebuah kaos yang ada di sana. Setelah itu, pelaku menyiram area lantai tersebut dengan cairan pembersih lantai yang tersedia di konter untuk memastikan bau amis dan warna merah darah benar-benar tersamarkan dan hilang dari pandangan.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Di samping membersihkan ceceran darah di lantai, kedua pelaku juga memanfaatkan situasi untuk melakukan pencurian. Mereka menggasak sejumlah unit handphone yang sebelumnya dipajang rapi di dalam etalase konter milik korban. Tidak hanya mengambil barang dagangan berupa handphone, para pelaku juga berupaya keras agar aksi kejahatan mereka tidak terendus dengan cara merusak dan mencopot sistem kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area toko tersebut.

Pelaku tercatat mencabut tiga buah kamera CCTV yang terpasang di konter Royal Phone Ambarawa, yang terdiri dari dua kamera di area dalam dan satu kamera di area luar. Kamera-kamera pengawas beserta perangkatnya tersebut kemudian dibawa pergi oleh para tersangka bersama dengan handphone hasil curian. Untuk memastikan bahwa rekaman aktivitas mereka tidak dapat diakses oleh penyidik kepolisian, para pelaku memutuskan untuk membuang seluruh bukti kamera CCTV tersebut ke sebuah kali.

Baca Juga

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Setelah memastikan seluruh ruangan konter bersih dari ceceran darah dan kamera pengawas telah dilepas dari tempatnya, kedua tersangka baru memindahkan jenazah korban. Jasad Candra Waskito diangkat oleh kedua pelaku dan diletakkan di dalam bagian bagasi sebuah mobil yang mereka gunakan. Tindakan memindahkan mayat korban ke dalam bagasi mobil ini dilakukan sebagai langkah terakhir sebelum mereka meninggalkan lokasi kejadian perkara.

Pernyataan mengenai kronologi kejadian serta tindakan para pelaku pascapembunuhan ini disampaikan secara resmi oleh AKP Bodia Teja Lelana sebagaimana dilansir oleh detikJateng pada hari Minggu (9/8/2026). Kini, Didit Panggih Pamulihan dan Taufik Ilham harus mendekam di ruang tahanan Polres Semarang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut atas tindakan pidana pembunuhan dan pencurian yang mereka lakukan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kriminalitas

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Buka Tender Penggantian Column Assy FOC IPresiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih BerlangsungDemi Atasi Defisit Fiskal, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikBandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian AcaraIsmi Ulfaida Jadi Siswi Sekolah Rakyat Pertama yang Lolos Seleksi Paskibraka NasionalJumlah Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta SID, Tumbuh 16,83 PersenBGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan Fee

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026