apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Polda Metro Jaya Tetapkan Tersangka Kasus Mutilasi di Depok, Terancam Hukuman Mati

Togar PanjaitanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 14.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polda Metro Jaya Tetapkan Tersangka Kasus Mutilasi di Depok, Terancam Hukuman Mati
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Polda Metro Jaya resmi menetapkan Saepullah alias SA (26) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana yang disertai dengan tindakan mutilasi terhadap korban bernama Kunaefi (51) di Depok. Kasus sadis ini menyita perhatian publik setelah jasad Kunaefi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah karung. Penemuan jasad korban tersebut terjadi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok. Atas tindakan keji yang dilakukannya, tersangka kini harus menghadapi proses hukum yang sangat berat dari pihak kepolisian.

Pihak kepolisian menerapkan pasal berlapis terhadap tersangka. Saepullah dijerat dengan Pasal 459 dan atau Pasal 458 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana dan atau pembunuhan. Berdasarkan pasal-pasal tersebut, tersangka terancam hukuman maksimal berupa pidana mati. Tindakan pembunuhan ini diduga kuat telah direncanakan sebelumnya oleh pelaku demi menguasai sepeda motor serta barang-barang berharga milik korban Kunaefi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Hubungan antara pelaku dan korban terungkap berawal dari interaksi di dunia maya. Saepullah dan korban Kunaefi pertama kali saling mengenal dan berkomunikasi melalui media sosial. Setelah berkomunikasi secara daring, keduanya kemudian bersepakat untuk mengadakan pertemuan secara langsung. Mereka memilih sebuah rumah kontrakan yang terletak di wilayah Cipayung, Depok, sebagai lokasi pertemuan pada hari Kamis (23/7). Namun, pertemuan langsung tersebut tidak berjalan mulus dan justru memicu terjadinya perselisihan. Pertemuan tersebut berujung pada cekcok di mana pelaku menusuk bagian perut korban dan menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau hingga meninggal dunia.

Baca Juga

Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Enam Kendaraan di Kebon Pedes Bogor

Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Enam Kendaraan di Kebon Pedes Bogor

Terkait dengan latar belakang peristiwa ini, sempat beredar sebuah rekaman video yang menunjukkan pengakuan dari tersangka Saepullah. Dalam video tersebut, Saepullah menyatakan bahwa aksi pembunuhan itu berawal dari adanya tindakan atau perlakuan tidak pantas yang diduga ia terima dari korban Kunaefi. Selain itu, penyelidikan polisi mengungkap fakta lain mengenai aktivitas sosial pelaku. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi serta pengecekan pada telepon genggam milik tersangka, Saepullah diketahui tergabung dalam sebuah grup obrolan komunitas gay.

Untuk melengkapi proses penyidikan dan mencari bukti-bukti material berupa potongan tubuh korban yang dibuang, tim dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya membawa tersangka kasus mutilasi Saepul (25) ke lapangan pada hari Kamis (6/8/2026). Tersangka dibawa langsung ke kawasan Kali Licin, Pitara, Pancoran Mas, Kota Depok. Kehadiran tersangka di lokasi tersebut bertujuan untuk menunjukkan secara langsung tempat di mana ia membuang potongan kaki korban Kunaefi. Berdasarkan pengakuan yang diberikan oleh pelaku kepada penyidik, potongan tubuh korban tersebut ia buang dari sebuah jembatan yang berada di daerah Pancoran Mas.

Baca Juga

Penyidikan Korupsi CSR Bank Indonesia dan OJK Terus Berjalan, KPK Pastikan Kasus Berprogres Positif

Penyidikan Korupsi CSR Bank Indonesia dan OJK Terus Berjalan, KPK Pastikan Kasus Berprogres Positif

Proses pencarian dan penyusuran di lokasi pembuangan potongan tubuh tersebut dilakukan secara intensif oleh aparat kepolisian. Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya, yang didampingi oleh seekor anjing pelacak dari unit K9 Polri, menyusuri aliran air di Kali Licin, Pitara. Tempat tersebut merupakan lokasi di mana pelaku S mengaku membuang potongan tubuh korban K. Upaya pencarian di lokasi tersebut dipimpin oleh Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra bersama dengan Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaKasus KriminalMutilasi DepokPembunuhan Berencana

Berita Terbaru Lainnya

Bamsoet Sebut Pasal 45-49 KUHP Baru Perkuat Akuntabilitas KorporasiPolisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Enam Kendaraan di Kebon Pedes BogorTanggapan Ketum PPP Mardiono Soal Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Pilkada LangsungMaarten Paes Lakoni Debut Starter, Ajax Amankan Kemenangan di Kualifikasi Liga KonferensiPenyidikan Korupsi CSR Bank Indonesia dan OJK Terus Berjalan, KPK Pastikan Kasus Berprogres PositifDonald Trump Terbitkan Aturan Baru Batasi Wisata Persalinan dan Hak LahirWall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Data Pekerjaan ASLaporan Penipuan Digital di Indonesia Tembus 1.000 Kasus Per Hari, OJK Kembangkan Aplikasi Anti-Scam

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap