apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Polda Metro Jaya Tahan 10 Pengelola Akun Medsos Terkait Konten Provokatif dan Hoaks

Usat NgajiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polda Metro Jaya Tahan 10 Pengelola Akun Medsos Terkait Konten Provokatif dan Hoaks
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan menahan sepuluh orang pengelola akun media sosial yang diduga kuat menyebarkan konten provokatif, destruktif, dan hoaks. Penahanan ini menandai babak baru dari upaya penertiban ruang digital yang dinilai kian meresahkan publik. Para tersangka kini telah ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Tindakan hukum ini tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari penyelidikan menyeluruh yang dilakukan sejak bulan Juni hingga 4 Agustus 2026. Dalam kurun waktu tersebut, penyidik di bawah kepemimpinan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, melakukan pendalaman terhadap 28 orang yang mengelola total 32 akun media sosial. Dari serangkaian pemeriksaan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi pola penyebaran konten dan menetapkan sepuluh orang di antaranya sebagai tersangka.

Dalam proses pemeriksaan, kepolisian mengungkap sedikitnya empat modus operandi yang digunakan oleh para pelaku untuk menyebarkan konten negatif mereka. Modus pertama adalah mengambil dokumen milik orang lain kemudian memanipulasinya agar tampak autentik di mata publik. Modus kedua yaitu dengan sengaja membuat dokumen elektronik palsu. Modus ketiga yang cukup terorganisasi adalah membayar pihak luar untuk memproduksi sekaligus menyebarkan konten tersebut secara masif. Terakhir, modus keempat dilakukan dengan menyebarluaskan kembali atau melakukan repost terhadap informasi yang sama sekali belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga

Pemerintah Evaluasi Buku Pelajaran SD-SMA, Bandingkan Kualitas dengan Negara Tetangga

Pemerintah Evaluasi Buku Pelajaran SD-SMA, Bandingkan Kualitas dengan Negara Tetangga

Sebagai bagian dari proses hukum, polisi telah menyita sepuluh akun media sosial yang dikelola oleh para tersangka untuk dijadikan barang bukti. Meski demikian, kepolisian juga memberikan ruang pembinaan bagi pengelola akun lainnya yang tingkat pelanggarannya dinilai berbeda. Sebanyak 22 akun diberikan kesempatan untuk melakukan pemulihan, perbaikan konten, maupun memberikan klarifikasi resmi. Selain itu, tindakan tegas berupa penurunan (take down) dilakukan terhadap 30 konten yang dinilai secara nyata telah melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

Pendekatan hukum yang diambil Polda Metro Jaya ini juga mengedepankan aspek edukasi guna mencegah pelanggaran serupa di masa mendatang. Sebanyak 18 orang telah diberikan peringatan serta edukasi mendalam oleh petugas. Langkah ini disebut sebagai bagian dari tindakan pencegahan awal (preventive strike) dan pendidikan preemtif (pre-emptive education). Melalui upaya ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami dan menghormati batas-batas yang berlaku dalam kebebasan berekspresi di media sosial agar tidak terjerumus dalam tindak pidana.

Baca Juga

Cara Raditya Dika Memilih Pasta Gigi untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Cara Raditya Dika Memilih Pasta Gigi untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Saat ini, para pelaku yang ditahan dijerat menggunakan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, penyidik juga membuka peluang untuk menerapkan aturan hukum lain tergantung pada temuan bukti baru selama proses penyidikan berjalan. Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dapat diterapkan apabila di kemudian hari ditemukan adanya aliran dana atau penyalahgunaan keuangan negara maupun daerah yang digunakan untuk membiayai pembuatan dan penyebaran konten tersebut. Di samping itu, jika terbukti ada penggunaan identitas atau data pribadi milik orang lain secara melawan hukum dalam pembuatan akun atau konten, pelaku juga terancam dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

hoaksPolda Metro Jayamedia sosialHukum

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Evaluasi Buku Pelajaran SD-SMA, Bandingkan Kualitas dengan Negara TetanggaAS Sempat Ancam Serang Iran, Negara Teluk Hadapi Ancaman Gelap GulitaCara Raditya Dika Memilih Pasta Gigi untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan MulutPresiden Prabowo Jajaki Calon Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti Masuk PertimbanganPeradi Profesional Perluas Akses Pendidikan Hukum Melalui Kolaborasi StrategisDigitalisasi Jadi Motor Pendorong Produktivitas Bank MandiriPT Freeport Indonesia Pastikan Smelter Manyar Gresik Mulai Produksi Katoda Tembaga September 2026InfraNexia Topang Konektivitas Wholesale Melalui Spin-Off Tahap Dua Telkom

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap