Pertandingan sepak bola internasional yang mempertemukan dua klub raksasa Eropa, AC Milan dan Chelsea, akan segera digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Pertandingan menarik antara kedua tim Eropa tersebut dijadwalkan akan berlangsung dan tersaji mulai pukul 19.00 WIB. Guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan akbar ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, pihak kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang ketat di kawasan sekitar stadion.
Untuk mengamankan jalannya pertandingan bergengsi tersebut, Polda Metro Jaya telah menyiapkan sebanyak 1.200 personel gabungan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa penyiapan ribuan personel gabungan ini bertujuan khusus untuk memberikan pelayanan terbaik serta jaminan keamanan. Pengamanan ini ditujukan kepada seluruh pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, yang meliputi para pemain dari kedua tim, jajaran ofisial, wasit yang memimpin jalannya laga, para penonton yang hadir di stadion, hingga masyarakat umum yang berada di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Pengerahan total 1.200 personel gabungan tersebut terdiri dari berbagai unsur instansi terkait yang saling bersinergi. Rincian kekuatan pengamanan ini mencakup 869 personel yang dikerahkan secara langsung dari Polda Metro Jaya. Selain itu, terdapat pula dukungan sebanyak 165 personel dari Polres Metro Jakarta Pusat serta 65 personel dari jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pengamanan ini juga diperkuat oleh kontribusi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mengirimkan sebanyak 101 personel. Unsur Pemprov DKI Jakarta tersebut meliputi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga petugas Pemadam Kebakaran.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapangan, personel gabungan akan disiagakan secara berlapis di berbagai titik strategis. Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa seluruh petugas pengamanan diinstruksikan untuk berjaga dengan mengedepankan pendekatan yang persuasif, humanis, serta preventif. Penerapan skema pengamanan berlapis dengan pendekatan yang bersahabat namun tetap waspada ini dilakukan demi memastikan seluruh jalannya pertandingan antara Chelsea dan AC Milan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir acara.
Kegiatan penjagaan oleh petugas keamanan di lapangan mencakup sejumlah langkah komprehensif untuk meminimalisasi gangguan. Langkah-langkah tersebut meliputi sterilisasi lokasi pertandingan, pemeriksaan ketat pada akses masuk penonton, pengawalan bagi para pemain dan ofisial kedua klub, patroli rutin di seluruh kawasan luar dan dalam stadion, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekeliling area SUGBK. Sebelum pertandingan resmi dimulai, tindakan sterilisasi lokasi akan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan unit khusus kepolisian, yaitu Unit Jibom Satbrimob dan K-9 Ditsamapta Polda Metro Jaya.
BWF Rilis Kalender Turnamen Bulu Tangkis 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Ajang Bergengsi

Di sisi lain, untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Senayan dan GBK akan diterapkan secara situasional. Kebijakan ini akan diberlakukan dengan menyesuaikan kondisi riil dan dinamika yang terjadi di lapangan pada saat hari pertandingan. Kombes Budi Hermanto juga turut memberikan imbauan penting kepada para penonton yang berencana hadir langsung di stadion. Beliau mengimbau agar para penonton dapat datang lebih awal ke area SUGBK demi menghindari antrean panjang, serta memastikan diri membawa tiket masuk yang sah dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Selain itu, seluruh penonton yang hadir diharapkan dapat mematuhi segala aturan yang berlaku, terutama dengan tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke dalam area stadion demi keselamatan bersama. Kerja sama yang baik dari seluruh penonton sangat diharapkan agar pertandingan persahabatan ini dapat dinikmati dengan nyaman oleh semua pihak. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu meminta bantuan jika terjadi hal-hal yang darurat. Apabila masyarakat atau penonton membutuhkan bantuan kepolisian selama kegiatan berlangsung, mereka dapat segera menghubungi Call Center Polri di nomor 110.






