Turnamen pramusim sepak bola Piala Presiden 2026 memberikan kontribusi nyata bagi sektor perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Total perputaran ekonomi yang dihasilkan dari penjualan berbagai produk UMKM di sepanjang turnamen ini dilaporkan telah berhasil menembus angka Rp1,5 miliar. Pencapaian yang cukup signifikan ini merupakan akumulasi dari seluruh transaksi penjualan yang tercatat sejak awal kompetisi hingga babak semifinal yang selesai diselenggarakan pada Selasa lalu.
Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengungkapkan rincian perputaran uang tersebut saat memberikan keterangan di Jakarta pada Rabu. Tsamara menjelaskan bahwa hasil penjualan produk UMKM pada turnamen edisi kali ini menunjukkan tren perkembangan yang sangat menggembirakan. Jika dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumnya, angka perputaran ekonomi ini mengalami kenaikan hingga mencapai 27 persen dibandingkan dengan total penjualan pada turnamen Piala Presiden 2025.








