Bagaimana cara menciptakan ruang publik yang tidak hanya menghibur bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memupuk rasa cinta tanah air? Pertanyaan penting ini terjawab dengan sangat baik melalui gelaran Festival Anak Blora (FABLO) 2026 yang berlangsung dengan meriah baru-baru ini. Kegiatan tersebut berhasil mengintegrasikan aspek edukasi, kebudayaan, pelayanan publik, dan semangat kebangsaan dalam satu wadah yang menyenangkan bagi generasi muda.
Acara Festival Anak Blora (FABLO) 2026 ini diselenggarakan pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Sosial secara khusus menginisiasi kegiatan ini dengan memanfaatkan momen car-free day (CFD) yang selalu ramai dipadati oleh masyarakat. Dengan mengusung tema "Wujudkan Anak Blora yang Peduli Lingkungan untuk Generasi Tangguh dan Berdaya", festival ini sukses mengubah kawasan bebas kendaraan tersebut menjadi pusat edukasi yang interaktif bagi anak-anak di Kabupaten Blora.
Dalam upaya nyata untuk mewujudkan kepedulian lingkungan sejak usia dini, pihak penyelenggara menyediakan stan khusus berupa stan tukar sampah. Melalui keberadaan stan ini, anak-anak diajak untuk aktif mengumpulkan sampah dan menukarkannya, dengan tujuan agar mereka terbiasa membuang sampah pada tempatnya demi menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, festival ini juga dilengkapi dengan area khusus bernama "Pohon Harapan". Di area ini, anak-anak diberikan kesempatan untuk menuliskan cita-cita serta impian mereka pada kertas lalu menggantungkannya secara langsung di pohon tersebut.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Tidak hanya berfokus pada edukasi lingkungan, acara FABLO 2026 juga menghadirkan kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat yang hadir. Festival ini menyediakan layanan terpadu berupa cek kesehatan gratis bagi para pengunjung serta pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Layanan pembuatan KIA tersebut difasilitasi langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga para orang tua dapat dengan mudah mengurus dokumen kependudukan yang penting bagi anak-anak mereka secara langsung selama acara berlangsung.
Suasana di area CFD tersebut semakin semarak dan dipenuhi dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Bupati Blora, Arief Rohman, tampak turun langsung ke lapangan untuk membagikan bendera merah putih kepada masyarakat serta pengunjung yang memadati area CFD. Aksi simpatik yang dilakukan secara masif ini bertujuan untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh warga yang hadir.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Di samping pembagian bendera merah putih, Bupati Blora juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek kebudayaan lokal. Arief Rohman secara khusus menyoroti pentingnya melestarikan permainan tradisional di era modern saat ini. Menurut Bupati Blora, permainan zaman dulu memiliki nilai-nilai penting yang harus tetap dipertahankan. Beliau menegaskan hal tersebut dengan menyatakan secara langsung, "Dolanan tradisional ini merupakan hal yang harus terus kita lestarikan."
Sebagai puncak dari rangkaian acara, perwakilan anak-anak yang hadir mendapatkan kesempatan untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka membacakan serta menyerahkan secara langsung naskah harapan dan rekomendasi kepada Bupati Blora. Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Arief Rohman menyatakan bahwa naskah tersebut akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Beliau menegaskan, "Naskah yang diserahkan ke saya ini akan menjadi acuan dan rekomendasi kita. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Blora akan mengawal apa yang menjadi harapan anak-anak Kabupaten Blora."






