apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Pergeseran Budaya Orang Laut di Lingga, Dari Tradisi hingga Belanja Online

Nyaring AranDiterbitkan 9 Agu 2026 - 04.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pergeseran Budaya Orang Laut di Lingga, Dari Tradisi hingga Belanja Online
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Masyarakat Orang Laut di Pulau Lipan, Desa Penuba, Kabupaten Lingga, kini mulai mengalami pergeseran budaya dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu perubahan yang terlihat adalah pemanfaatan teknologi digital, di mana warga Orang Laut mulai aktif menggunakan telepon pintar untuk berbelanja melalui aplikasi daring. Fenomena baru ini terungkap berdasarkan observasi lapangan yang dilakukan oleh penulis bersama tim peneliti dari Universitas Maritim Raja Ali pada bulan Juli 2026 di Pulau Lipan. Perubahan gaya hidup tersebut menjadi penanda penting perkembangan dalam kehidupan sosial masyarakat Orang Laut.

Kondisi sosial masyarakat saat ini terbilang cukup jauh berbeda jika dibandingkan dengan situasi pada dekade 2010-an. Berdasarkan penjelasan mantan Kepala Desa Penuba, Dwi Abdi, masyarakat Orang Laut di Pulau Lipan pada dekade 2010-an dikenal sebagai kelompok yang cenderung tertutup dan pemalu. Pada era tersebut, warga Orang Laut biasanya enggan untuk datang langsung ke kantor desa guna menyampaikan atau melaporkan permasalahan yang mereka hadapi. Hal ini menuntut pihak pemerintah desa untuk lebih aktif turun dan mengunjungi Pulau Lipan secara langsung demi mengetahui kondisi masyarakat secara jelas.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Secara letak geografis, Pulau Lipan dan Penuba sebenarnya hanya dipisahkan oleh wilayah laut yang dapat diseberangi menggunakan perahu dalam waktu singkat. Seiring berjalannya waktu, keterbukaan warga Orang Laut semakin terlihat dari aktivitas harian mereka di luar pulau. Pada waktu pagi maupun malam hari, warga Orang Laut kini biasa terlihat duduk santai menikmati kopi di kedai-kedai yang berada di sekitar pasar Penuba. Aktivitas bersantai dan ngopi ini menjadi pemandangan harian yang menggambarkan dinamika sosial baru masyarakat setempat.

Baca Juga

BPI Danantara dan JBS NV Sepakati Investasi Rp44,5 Triliun untuk Pasar Protein

BPI Danantara dan JBS NV Sepakati Investasi Rp44,5 Triliun untuk Pasar Protein

Selain gemar berinteraksi di kedai-kedai kopi sekitar pasar Penuba, warga Orang Laut juga semakin akrab dengan teknologi modern melalui ponsel cerdas. Sejumlah warga Orang Laut kini telah memiliki telepon pintar berbasis Android. Melalui telepon pintar berbasis Android tersebut, mereka mulai mengenal dan terbiasa menggunakan aplikasi belanja daring seperti Shopee. Salah satu warga yang menggunakan aplikasi belanja daring tersebut adalah Murni, seorang ibu rumah tangga berusia 45 tahun yang berasal dari komunitas Orang Laut di wilayah tersebut.

Pilihan produk yang dipesan oleh warga Orang Laut melalui aplikasi belanja daring pun cukup beragam untuk memenuhi kebutuhan harian mereka. Barang-barang yang mereka pesan secara daring meliputi bedak, parfum, produk perawatan kulit atau skincare, pakaian, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Kehadiran kemudahan transaksi digital melalui telepon pintar berbasis Android ini memberikan akses baru bagi masyarakat Pulau Lipan untuk mendapatkan ragam barang yang dibutuhkan secara praktis.

Baca Juga

Kisah Perjalanan Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo Group

Kisah Perjalanan Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo Group

Meskipun aktivitas pemesanan barang dilakukan secara modern melalui aplikasi digital di ponsel cerdas, warga Orang Laut tetap menggunakan sarana yang sangat dekat dengan cara hidup sehari-hari mereka. Warga Orang Laut tetap menaiki sampan untuk menyeberangi laut menuju Penuba guna mengambil barang pesanan yang telah dikirimkan. Di balai pertemuan Penuba, tampak hamparan paket kiriman belanja daring yang sedang menunggu untuk diambil oleh para pemiliknya yang datang langsung dari Pulau Lipan. Kombinasi penggunaan teknologi belanja daring dan transportasi sampan ini memperlihatkan sisi unik pergeseran budaya masyarakat Orang Laut di Kabupaten Lingga.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Belanja Online

Berita Terbaru Lainnya

BPI Danantara dan JBS NV Sepakati Investasi Rp44,5 Triliun untuk Pasar ProteinKisah Perjalanan Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo GroupFestival Colour of Indonesia Hadirkan Ruang Kreativitas Seni Anak dan Difabel di SCBDMensos Targetkan 150 Ribu Anak Ikuti Sekolah Rakyat pada 2027Prakiraan Cuaca Indonesia 9 Agustus 2026, BMKG Waspadai Potensi Hujan Akibat Konvergensi dan KonfluensiIndonesia Takluk 0-3 dari Thailand di Leg 2 SEA V-Cup 2026Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026, Jorge Martin Juara di SilverstoneHasil Semifinal Games of the Future MLBB 2026, ONIC dan Bigetron Lolos ke Grand Final

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026