Masyarakat Orang Laut di Pulau Lipan, Desa Penuba, Kabupaten Lingga, kini mulai mengalami pergeseran budaya dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu perubahan yang terlihat adalah pemanfaatan teknologi digital, di mana warga Orang Laut mulai aktif menggunakan telepon pintar untuk berbelanja melalui aplikasi daring. Fenomena baru ini terungkap berdasarkan observasi lapangan yang dilakukan oleh penulis bersama tim peneliti dari Universitas Maritim Raja Ali pada bulan Juli 2026 di Pulau Lipan. Perubahan gaya hidup tersebut menjadi penanda penting perkembangan dalam kehidupan sosial masyarakat Orang Laut.
Kondisi sosial masyarakat saat ini terbilang cukup jauh berbeda jika dibandingkan dengan situasi pada dekade 2010-an. Berdasarkan penjelasan mantan Kepala Desa Penuba, Dwi Abdi, masyarakat Orang Laut di Pulau Lipan pada dekade 2010-an dikenal sebagai kelompok yang cenderung tertutup dan pemalu. Pada era tersebut, warga Orang Laut biasanya enggan untuk datang langsung ke kantor desa guna menyampaikan atau melaporkan permasalahan yang mereka hadapi. Hal ini menuntut pihak pemerintah desa untuk lebih aktif turun dan mengunjungi Pulau Lipan secara langsung demi mengetahui kondisi masyarakat secara jelas.








