PT Jasa Marga (Persero) Tbk saat ini tengah melaksanakan perbaikan di sejumlah jalan tol melalui pekerjaan preservasi. Upaya pemeliharaan infrastruktur ini dilakukan di beberapa ruas jalan tol utama yang dikelola oleh perusahaan, yakni ruas Tol Jakarta-Tangerang, Tol Dalam Kota, serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Langkah preservasi ini diambil untuk memastikan kualitas jalan tol tetap terjaga demi kenyamanan masyarakat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menjelaskan secara rinci mengenai pembagian jenis pekerjaan preservasi di masing-masing ruas jalan tol tersebut. Menurut penjelasannya, jenis perbaikan yang dilakukan di Tol Jakarta-Tangerang meliputi pekerjaan rekonstruksi perkerasan serta patching. Sementara itu, untuk pemeliharaan di ruas Jalan Tol Dalam Kota, pekerjaan yang dilakukan oleh tim di lapangan meliputi pengerjaan SF dan patching.
Untuk ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, cakupan pekerjaan preservasi yang dilaksanakan meliputi patching, SF, serta rekonstruksi perkerasan. Rivan A Purwantono menambahkan bahwa pengerjaan di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini tidak dilakukan di seluruh bagian tol secara bersamaan, melainkan difokuskan di sejumlah titik tertentu yang pengerjaannya disesuaikan secara langsung dengan kondisi riil di lapangan.
Polda Metro Jaya dan DJP Bongkar Sindikat Meterai Palsu, Potensi Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun

Rivan A Purwantono juga memastikan bahwa mayoritas dari seluruh rangkaian pekerjaan preservasi jalan tol ini dilakukan pada malam hari hingga dini hari. Waktu pelaksanaan ini dipilih secara sengaja karena volume kendaraan yang melintasi ruas-ruas jalan tol tersebut pada malam hingga dini hari relatif lebih rendah dibandingkan pada siang hari, sehingga diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan lalu lintas yang mengganggu pengguna jalan tol.
Demi menjaga keselamatan kerja dan juga keselamatan para pengguna jalan tol yang melintas, lajur-lajur yang terdampak oleh pengerjaan proyek jalan ini telah dilengkapi dengan rambu peringatan serta perangkat pengamanan yang memadai. Tidak hanya itu, pihak pengelola jalan tol juga menyiagakan petugas operasional selama 24 jam penuh untuk memastikan adanya respons yang cepat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan selama proses pekerjaan berlangsung.
Lodewyk Pusung Siap Hadiri Praperadilan, Bakal Bongkar Peran Tokoh Pengadaan BGN

Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk turut serta mendukung kelancaran pekerjaan preservasi jalan ini selama proses perbaikan berlangsung. Para pengguna jalan tol diharapkan dapat berkendara dengan lebih berhati-hati, memperhatikan rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan, senantiasa menjaga jarak aman kendaraan, mematuhi batas kecepatan yang telah ditentukan, serta selalu mengikuti arahan dari petugas operasional yang berjaga di lapangan demi keselamatan bersama.






