Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan semakin meluas hingga ke wilayah pesisir Laut Mediterania. Sebuah kapal tanker penyimpanan gas milik Amerika Serikat dikabarkan menjadi sasaran serangan pesawat nirawak (drone) saat sedang bersandar di Pelabuhan Damietta, Mesir. Insiden ini menandai babak baru dalam eskalasi ketegangan regional yang kini telah merambah ke wilayah yang sebelumnya relatif aman dari jangkauan pertempuran langsung.
Informasi mengenai serangan ini pertama kali dilaporkan oleh Ambrey, sebuah perusahaan keamanan maritim asal Inggris. Dalam penilaian awal yang dirilis pada Rabu malam atau Kamis dini hari tanggal 30 Juli 2026, Ambrey mengindikasikan adanya hantaman drone terhadap fasilitas terapung tersebut. Menurut keterangan dari tiga sumber perdagangan yang mengetahui peristiwa ini, kapal yang menjadi sasaran adalah Energos Winter, sebuah kapal tanker penyimpanan terapung. Hantaman tersebut memicu kobaran api yang kemudian sempat merambat ke kapal lain yang berada di dekatnya.








