Sebuah peristiwa perampokan bersenjata tajam yang menyasar seorang nasabah bank terjadi di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Kejadian kriminal ini mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik kejadian tersebut tersebar luas. Video rekaman aksi perampokan itu menjadi viral di berbagai platform media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana para pelaku melakukan aksi kekerasan secara tiba-tiba di tempat umum untuk merampas barang berharga milik korban.
Korban dari aksi perampokan bersenjata tajam ini diketahui merupakan seorang karyawan swasta. Sebelum peristiwa penyerangan terjadi, korban baru saja keluar dari sebuah bank setelah melakukan penarikan uang tunai. Jumlah uang yang diambil oleh korban dari bank tersebut tergolong cukup besar, yaitu senilai Rp 30 juta. Namun, sesaat setelah melakukan penarikan uang dan hendak memarkirkan sepeda motornya di lokasi kejadian di kawasan Cibitung, korban tiba-tiba diserang oleh dua orang pria yang membawa senjata tajam.
Serangan yang dilakukan oleh kedua pelaku berlangsung secara mendadak dan sangat cepat. Kedua pelaku langsung membacok korban menggunakan senjata tajam yang mereka bawa untuk merampas tas milik korban. Akibat sabetan senjata tajam tersebut, korban kehilangan keseimbangan hingga tubuhnya membentur gerobak dagangan milik seorang pedagang yang berada di lokasi kejadian. Korban bahkan hampir terguling akibat benturan tersebut. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kedua pelaku ini tergolong sangat kejam karena dilakukan tepat di depan seorang anak kecil yang pada saat itu sedang makan di dekat lokasi.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Setelah berhasil membacok korban dan merebut tas yang dibawa korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara dengan membawa kabur tas berisi uang tunai senilai puluhan juta rupiah tersebut. Akibat serangan senjata tajam dari para pelaku, korban mengalami luka yang cukup serius pada bagian tangan kirinya. Karena kondisi luka pada tangan kirinya tersebut, korban harus segera menjalani perawatan medis. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban belum dapat membuat laporan kepolisian secara resmi karena saat ini masih harus menjalani perawatan medis secara intensif.
Pihak kepolisian segera bergerak cepat untuk menangani kasus perampokan bersenjata tajam ini. Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dimmas Adhit membenarkan adanya kejadian kriminal yang menimpa karyawan swasta tersebut di wilayah hukumnya. Kompol Dimmas Adhit menyatakan bahwa jajarannya saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus ini dan mengejar kedua pelaku yang melarikan diri setelah melancarkan aksinya di Cibitung.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Penyelidikan kasus ini juga mendapat perhatian dari Polres Metro Bekasi. Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam proses olah TKP tersebut, petugas kepolisian telah mengumpulkan sejumlah barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menyelidiki kasus ini berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan guna mengungkap identitas dan menangkap kedua pelaku perampokan tersebut.






