apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Penyelidikan Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Polisi Ungkap Hasil Uji Forensik dan Posisi Senjata

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 7 Agu 2026 - 21.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyelidikan Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Polisi Ungkap Hasil Uji Forensik dan Posisi Senjata
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kepolisian terus mendalami penyelidikan terkait kasus kematian seorang perempuan berinisial L, berusia 30 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di Kompleks Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara. Peristiwa tragis yang terjadi pada hari Minggu, 2 Agustus sekitar pukul 15.00 WIB ini menarik perhatian publik secara luas karena melibatkan senjata api milik seorang anggota kepolisian. Berdasarkan hasil penyelidikan awal serta serangkaian pemeriksaan ilmiah yang dilakukan oleh tim penyidik, pihak kepolisian menduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat tindakan mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara menembak bagian kepalanya.

Untuk mengungkap fakta secara objektif dan transparan, Laboratorium Forensik (Labfor)

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Polda Sumut
segera melakukan pemeriksaan menyeluruh yang terbagi ke dalam tiga fokus utama. Pemeriksaan ilmiah tersebut meliputi analisis mendalam terhadap orang-orang yang berada di tempat kejadian perkara pada saat itu, pakaian yang mereka kenakan saat peristiwa berlangsung, serta senjata api yang menjadi sarana kematian korban. Melalui metode pembuktian ilmiah ini, penyidik kepolisian berupaya merekonstruksi kejadian secara akurat berdasarkan bukti fisik yang tertinggal di lokasi guna menghindari kesimpulan yang keliru.

Salah satu metode krusial yang diterapkan oleh tim forensik dalam penyelidikan ini adalah uji swab dalam bentuk olesan untuk mendeteksi keberadaan sisa pembakaran mesiu atau Gunshot Residue (GSR). Pengujian ilmiah ini dilakukan terhadap dua orang yang berada di area kejadian, yaitu korban L dan mantan suaminya, Bripda IH. Langkah ini sangat penting untuk menentukan siapa yang sebenarnya memicu senjata api tersebut pada saat kejadian berlangsung di dalam rumah.

Baca Juga

Detik-Detik Dua Remaja Diduga Kurir Sinte Dibekuk Tim Jaguar di Cilodong Depok

Detik-Detik Dua Remaja Diduga Kurir Sinte Dibekuk Tim Jaguar di Cilodong Depok

Dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang dirilis oleh kepolisian, pakaian dan tubuh Bripda IH dinyatakan bersih atau negatif dari jejak tembakan sama sekali. Sebaliknya, residu mesiu justru ditemukan menempel pada tangan sebelah kanan korban L serta di sekitar area lehernya, yang mengindikasikan adanya paparan langsung dari letusan senjata api pada jarak dekat. Hasil uji swab olesan ini menjadi bukti fisik utama yang memperkuat dugaan bahwa korban sendiri yang memegang dan memicu senjata tersebut.

Selain pemeriksaan residu pada tubuh dan pakaian, tim Labfor Polda Sumut juga mencocokkan proyektil peluru yang berhasil dievakuasi dari dalam tubuh korban dengan senjata api yang diamankan di lokasi. Hasil uji balistik menunjukkan hasil yang identik, yang berarti proyektil tersebut memang berasal dari senjata api revolver kaliber 38 yang diperiksa oleh petugas. Senjata api tersebut dikonfirmasi merupakan milik mantan suami korban, Bripda IH. Kesesuaian antara proyektil dan senjata, ditambah dengan temuan residu mesiu di tangan kanan korban, menjadi landasan bagi kepolisian untuk menyimpulkan bahwa korban sendiri yang melepaskan tembakan tersebut.

Baca Juga

Polisi Tangkap Pria di Cimahi Pembuat Video AI Rekayasa Presiden Prabowo

Polisi Tangkap Pria di Cimahi Pembuat Video AI Rekayasa Presiden Prabowo

Penyelidikan ini juga memberikan kejelasan mengenai posisi jasad korban dan keberadaan senjata api saat petugas kepolisian pertama kali tiba di lokasi kejadian. Sebelum insiden terjadi, korban L berada sendirian di dalam kamar mandi dengan kondisi pintu yang terkunci rapat dari dalam. Di luar kamar mandi, terdapat dua saksi yaitu Bripda IH dan anak mereka yang berinisial M. Setelah mendengar suara tembakan, pintu kamar mandi dibuka dan jasad korban ditemukan dalam posisi menyandar ke bagian dalam pintu kamar mandi. Bripda IH kemudian mengambil senjata api tersebut langsung dari tangan korban, sehingga senjata api sudah berada di luar kamar mandi ketika polisi tiba untuk melakukan olah TKP.

Dalam proses pemeriksaan fisik jasad korban secara menyeluruh, polisi juga mendeteksi adanya bukti luka lama berupa sayatan di pergelangan tangan kiri L. Berdasarkan hasil analisis kepolisian, luka sayatan lama tersebut dipastikan sengaja dilakukan oleh korban sendiri di masa lalu. Temuan luka lama ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi kepolisian dalam melihat latar belakang tindakan korban. Hingga saat ini, kepolisian menyimpulkan bahwa peristiwa ini merupakan kasus bunuh diri, meskipun proses penyelidikan tetap memperhatikan semua batasan material dan fakta yang ada di lapangan untuk memastikan kebenaran kasus ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

penyelidikan polisimedan helvetiaPolda SumutLabfor

Berita Terbaru Lainnya

Detik-Detik Dua Remaja Diduga Kurir Sinte Dibekuk Tim Jaguar di Cilodong DepokPolisi Tangkap Pria di Cimahi Pembuat Video AI Rekayasa Presiden PrabowoAktivitas Belajar di SIHI Jaksel Tetap Normal Pasca-Temuan 995 Senjata ApiKinerja Keuangan Melesat, Pegadaian Siap Ikuti Arahan Danantara untuk IPODanantara dan Kementerian Keuangan Bersinergi Dorong Konsolidasi BUMN Lewat Relaksasi PajakAda Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak SerokInvestasi S&P 500 dan Nasdaq Kini Bisa Lewat Blockchain Melalui Tokenized ETFDewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama Pembangunan Pos Militer di Gaza

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap