apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Penyaluran Paylater Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 57,02 Persen pada Juni 2026

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.27 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyaluran Paylater Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 57,02 Persen pada Juni 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Tren penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau yang lebih dikenal sebagai paylater terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, penyaluran BNPL oleh Perusahaan Pembiayaan berhasil tumbuh sebesar 57,02 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada bulan Juni 2026. Peningkatan ini membuktikan bahwa minat masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini untuk membeli berbagai barang kebutuhan masih sangat tinggi. Nilai total penyaluran fasilitas beli sekarang bayar nanti ini pada pertengahan tahun 2026 tercatat telah menyentuh angka sebesar Rp13,40 triliun.

Pertumbuhan yang terjadi pada bulan Juni 2026 tersebut melanjutkan tren positif yang sudah terlihat sejak bulan-bulan sebelumnya. Jika merujuk pada data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
OJK
), kinerja BNPL pada perusahaan pembiayaan atau multifinance memang terus menerus mengalami kenaikan secara bulanan. Sebagai gambaran, pada bulan Mei 2026, pertumbuhan kinerja BNPL di sektor multifinance ini tercatat tumbuh sebesar 53,78 persen secara tahunan. Dengan kenaikan yang berlanjut hingga mencapai 57,02 persen pada bulan berikutnya, sektor pembiayaan ini menunjukkan akselerasi yang kuat.

Seiring dengan peningkatan penyaluran pembiayaan tersebut, kualitas dari portofolio BNPL pada Perusahaan Pembiayaan juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Hal ini terlihat dari rasio non-performing financing (NPF) gross BNPL Perusahaan Pembiayaan yang mengalami penurunan pada bulan Juni 2026 menjadi sebesar 3,09 persen. Angka rasio kredit bermasalah ini lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi pada bulan Mei 2026 yang sempat berada di level 3,44 persen. Penurunan NPF gross ini mengindikasikan pengelolaan risiko yang berjalan cukup baik di tengah ekspansi penyaluran pembiayaan yang cepat.

Baca Juga

Presiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih Berlangsung

Presiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih Berlangsung

Meskipun kualitas pembiayaan membaik, pengawasan dan mitigasi risiko tetap menjadi perhatian utama otoritas. Terkait hal tersebut, Agusman, yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), memberikan imbauan penting kepada seluruh Perusahaan Pembiayaan. Agusman mengimbau agar perusahaan pembiayaan terus memperkuat penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian. Langkah-langkah ini dapat diwujudkan melalui penguatan penilaian terhadap kemampuan bayar dari setiap debitur serta pemantauan kualitas portofolio secara berkelanjutan guna menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat.

Di sisi lain, fenomena kepopuleran paylater tidak hanya terjadi pada Perusahaan Pembiayaan, melainkan juga merambah ke sektor perbankan. Total baki debet atau outstanding paylater yang disalurkan oleh industri perbankan tercatat mencapai angka Rp30,71 triliun pada Juni 2026. Pertumbuhan baki debet paylater perbankan pada periode tersebut mencapai 33,54 persen secara tahunan. Meskipun angka pertumbuhan ini tergolong tinggi, lajunya terpantau sedikit melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan tahunan pada bulan Mei 2026 yang mampu mencapai kisaran 37 persen yoy.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Dari aspek jumlah pengguna, penetrasi paylater perbankan di tengah masyarakat juga tampak sangat luas. Hingga bulan Juni 2026, jumlah rekening paylater yang disalurkan oleh perbankan telah mencapai 32,80 juta rekening. Kendati jumlah rekeningnya sangat banyak, rata-rata baki debet yang tercatat per rekening paylater perbankan tersebut masih relatif kecil, yakni berkisar di angka Rp940 ribu saja. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas nasabah menggunakan fasilitas paylater perbankan untuk transaksi dengan nominal yang cenderung terjangkau dalam kehidupan sehari-hari.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKPaylater

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Buka Tender Penggantian Column Assy FOC IPresiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih BerlangsungDemi Atasi Defisit Fiskal, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikBandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian AcaraIsmi Ulfaida Jadi Siswi Sekolah Rakyat Pertama yang Lolos Seleksi Paskibraka NasionalJumlah Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta SID, Tumbuh 16,83 PersenBGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan Fee

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026