Keberadaan armada perkapalan yang tangguh merupakan kebutuhan mutlak bagi Indonesia sebagai negara maritim. Dalam konteks ini, Indonesia membutuhkan kapal dalam jumlah yang luar biasa banyak untuk memenuhi berbagai kebutuhan maritim nasional. Meski kebutuhan armada terbilang sangat besar, kondisi pasar perkapalan di dalam negeri saat ini masih dipenuhi dan didominasi oleh pemasok dari luar negeri. Persoalan mendasar mengenai tingginya kebutuhan kapal serta dominasi pasar luar negeri ini menjadi perhatian utama Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, saat berbicara bersama Bunga Cinka dalam program Manufacture Check di CNBC Indonesia pada hari Senin, 3 Agustus 2026.
Upaya untuk mengatasi ketergantungan terhadap pasar luar negeri dan membangun ekosistem perkapalan yang mandiri mendapat dorongan langsung dari pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto








