apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Pengolahan Sampah Plastik Tertolak Menjadi Paving Block Ramah Lingkungan di Jakarta Selatan

Agus CahyonoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 03.26 路 5 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengolahan Sampah Plastik Tertolak Menjadi Paving Block Ramah Lingkungan di Jakarta Selatan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Tumpukan sampah plastik masih menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di berbagai wilayah perkotaan Indonesia, termasuk di DKI Jakarta. Pada tanggal 7 Agustus 2026, sebuah langkah penanganan sampah terdokumentasi di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di lokasi ini, sampah plastik yang masuk kategori tertolak tidak lagi dibiarkan menumpuk di tempat pembuangan akhir, melainkan dialihkan untuk menjadi bahan baku pembuatan paving block ramah lingkungan. Upaya ini menjadi salah satu alternatif pemanfaatan limbah non-organik yang sulit terurai.

Secara umum, sampah plastik tertolak merupakan jenis plastik yang nilainya sangat rendah atau bahkan tidak memiliki nilai jual di pasar daur ulang konvensional. Jenis limbah ini sering kali diabaikan oleh para pengumpul sampah karena proses pemisahannya yang rumit atau kualitas bahannya yang sudah menurun. Akibatnya, sampah-sampah ini biasanya berakhir di saluran air atau dibakar secara terbuka, yang justru memicu polusi udara. Dengan memanfaatkannya sebagai bahan dasar pembuatan paving block, material plastik tersebut mendapatkan siklus hidup baru yang lebih produktif sekaligus mengurangi volume sampah yang tidak terkelola di tingkat lokal.

Pemilihan kawasan Kebayoran Lama di Jakarta Selatan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan produksi ini menunjukkan pentingnya inisiatif pengolahan sampah berbasis wilayah. Jakarta Selatan, sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan pemukiman padat, menghasilkan volume sampah harian yang cukup tinggi. Kehadiran fasilitas atau kegiatan yang mampu mengolah sampah plastik tertolak secara langsung di tingkat kecamatan atau kelurahan diharapkan dapat menekan beban pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang kapasitasnya kian terbatas.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Meskipun inovasi pembuatan paving block dari sampah plastik ini menawarkan solusi yang menjanjikan, terdapat beberapa keterbatasan material dan ketidakpastian teknis yang perlu diperhatikan secara saksama. Dari aspek teknis, karakteristik fisik paving block berbahan plastik sangat bergantung pada jenis campuran dan proses peleburan yang digunakan. Tanpa adanya standardisasi yang ketat, terdapat ketidakpastian mengenai daya tahan beban (compressive strength) dari paving block ini jika dibandingkan dengan paving block konvensional berbahan semen dan pasir. Selain itu, ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan paparan panas matahari langsung di iklim tropis seperti Jakarta juga masih memerlukan evaluasi lebih lanjut guna memastikan material tidak mudah rapuh atau melepaskan mikroplastik ke tanah.

Di samping aspek kekuatan struktur, tantangan lain yang dihadapi dalam pemanfaatan sampah plastik tertolak adalah keberlanjutan pasokan bahan baku yang bersih serta efisiensi energi selama proses produksi. Proses peleburan plastik memerlukan kontrol suhu yang tepat agar tidak menghasilkan emisi gas beracun yang berbahaya bagi lingkungan sekitar dan para pekerja. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi produksi di Kebayoran Lama menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan demi menjaga agar proses daur ulang ini tetap sepenuhnya ramah lingkungan.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Langkah pemanfaatan kembali sampah plastik tertolak di Jakarta Selatan ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mewujudkan konsep ekonomi sirkular di tingkat lokal. Keberhasilan inisiatif seperti ini sangat bergantung pada kolaborasi antara penyedia teknologi pengolahan, ketersediaan bahan baku dari masyarakat, serta penyerapan produk akhir oleh pasar atau proyek pembangunan infrastruktur daerah. Melalui pengembangan yang berkelanjutan dan pengujian kualitas yang konsisten, pengolahan sampah plastik menjadi material bangunan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain guna mengurangi dampak buruk limbah plastik terhadap ekosistem perkotaan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta Selatandaur ulangsampah plastik

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap