Penerimaan apresiasi di dunia akademik perguruan tinggi kembali diukir oleh mahasiswa Indonesia melalui berbagai torehan prestasi ilmiah yang membanggakan. Salah satu sosok berprestasi tersebut adalah Gilang Arya Mahmudi, seorang mahasiswa aktif pada program studi S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Jember. Gilang, yang juga merupakan penerima manfaat dari program Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sukses mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraih 30 penghargaan dalam berbagai kompetisi esai serta karya tulis ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Dari total 30 penghargaan yang berhasil dikumpulkan dalam kompetisi karya ilmiah dan esai tersebut, Gilang menorehkan prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi bergengsi. Di tingkat nasional, ia berhasil menyabet prestasi sebagai Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) SAFE SKIM yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jember. Tidak berhenti di situ, Gilang juga berhasil menempati podium pertama sebagai Juara 1 dalam Essay Nasional Public Health Festival (PHF IV). Prestasi tingkat nasional lainnya diraih ketika ia menjadi Juara 1 dalam National Essay Competition Law in Action yang diselenggarakan di Universitas Jember. Sementara di kancah internasional, Gilang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang kompetisi Essay International AIPNEMA Student Innovation.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Pencapaian luar biasa yang berhasil diraih oleh Gilang Arya Mahmudi ini tidak terlepas dari dukungan program beasiswa serta pembinaan yang ia terima secara berkelanjutan. Gilang mengungkapkan bahwa bantuan dari Beasiswa Cendekia Baznas sangat membantu dirinya, terutama dalam meringankan beban biaya pendidikan selama menempuh masa kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember. Selain membantu dalam hal finansial, bantuan tersebut juga menjadi dorongan besar baginya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui keikutsertaan dalam berbagai kegiatan akademik. Gilang juga menambahkan bahwa pembinaan soft skills yang diberikan oleh para mentor sangat berperan penting dalam membimbingnya hingga sukses meraih sekitar 30 prestasi tersebut.
Torehan prestasi yang diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pihak Baznas RI. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, memberikan pernyataan resmi terkait pencapaian ini pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Idy Muzayyad menyampaikan bahwa keberhasilan Gilang dalam mengumpulkan sekitar 30 prestasi di tingkat nasional hingga internasional merupakan bukti nyata dari dampak positif penyaluran zakat. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki telah memberikan dampak yang sangat nyata dan bermanfaat langsung bagi para penerima manfaat program beasiswa tersebut.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam mendukung dunia pendidikan tinggi di Indonesia, Baznas berencana untuk terus memperkuat Program Beasiswa Cendekia. Penguatan program beasiswa ini dirancang sebagai bagian dari ikhtiar berkelanjutan Baznas untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi para mahasiswa yang berasal dari keluarga prasejahtera. Dengan adanya penguatan program ini, diharapkan akan ada lebih banyak mahasiswa dari kalangan prasejahtera yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekaligus terdorong untuk mengukir prestasi akademik seperti yang telah ditunjukkan oleh Gilang.






