Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini memasuki era baru dengan diterapkannya sistem controlled landfill. Langkah transisi dalam metode pembuangan akhir ini secara langsung mengubah pola pemilahan sampah yang selama ini berlangsung di area tersebut. Sebagai salah satu fasilitas pengelolaan sampah yang vital, setiap perubahan operasional di TPST Bantargebang tentu membawa pengaruh yang luas. Perubahan mekanisme kerja di lapangan ini memicu dampak berantai yang cukup signifikan, terutama bagi kelompok masyarakat seperti pemulung yang menggantungkan kelangsungan hidup mereka dari aktivitas memilah barang bekas di kawasan pembuangan akhir tersebut.








