apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Penerapan Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Berdampak pada Pendapatan Pemulung

Nyaring AranDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penerapan Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Berdampak pada Pendapatan Pemulung
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini memasuki era baru dengan diterapkannya sistem controlled landfill. Langkah transisi dalam metode pembuangan akhir ini secara langsung mengubah pola pemilahan sampah yang selama ini berlangsung di area tersebut. Sebagai salah satu fasilitas pengelolaan sampah yang vital, setiap perubahan operasional di TPST Bantargebang tentu membawa pengaruh yang luas. Perubahan mekanisme kerja di lapangan ini memicu dampak berantai yang cukup signifikan, terutama bagi kelompok masyarakat seperti pemulung yang menggantungkan kelangsungan hidup mereka dari aktivitas memilah barang bekas di kawasan pembuangan akhir tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Penerapan sistem controlled landfill di TPST Bantargebang dirancang untuk menata proses pembuangan sampah agar menjadi lebih teratur dan terkelola dengan baik. Namun, dalam implementasinya, sistem baru ini secara mendasar mengubah cara sampah dipilah dan ditempatkan di area penimbunan. Proses pemilahan sampah yang mengalami perubahan ini berimbas langsung pada ruang gerak serta metode kerja para pemulung yang biasa beroperasi di sana. Pola pemilahan yang kini lebih terkontrol membuat akses terhadap sampah yang bernilai ekonomi menjadi berbeda dari metode konvensional sebelumnya, sehingga membatasi ruang bagi pemulung dalam mencari material yang dapat didaur ulang.

Akibat dari perubahan pola pemilahan sampah dalam era controlled landfill ini, para pemulung di TPST Bantargebang mengalami penurunan penghasilan yang sangat tajam. Bagi komunitas pemulung yang mengandalkan keberadaan sampah sebagai satu-satunya sumber pendapatan harian, kebijakan baru ini menghadirkan tantangan ekonomi yang berat. Menurunnya volume atau aksesibilitas barang-barang yang dapat dikumpulkan membuat pendapatan mereka merosot drastis dibanding masa-masa sebelumnya. Keadaan ini menunjukkan bahwa perubahan sistem pemilahan sampah di TPST Bantargebang memiliki korelasi langsung terhadap kondisi finansial para pekerja informal di kawasan tersebut.

Baca Juga

TASPEN Serahkan Manfaat JKK dan THT bagi Ahli Waris Petugas Damkar DKI Jakarta

TASPEN Serahkan Manfaat JKK dan THT bagi Ahli Waris Petugas Damkar DKI Jakarta

Kondisi para pemulung di TPST Bantargebang yang sangat bergantung pada sampah memperlihatkan kerentanan sektor informal terhadap perubahan sistem pengelolaan. Ketika metode pemilahan sampah disesuaikan dengan standar controlled landfill, alur masuk dan pemrosesan material sisa tidak lagi sama seperti sedia kala. Hal ini berdampak langsung pada berkurangnya kesempatan para pekerja informal tersebut untuk mengumpulkan komoditas daur ulang secara maksimal. Pada akhirnya, ketidakmampuan untuk memperoleh jumlah sampah layak jual yang sama seperti sebelumnya bermuara pada penurunan pendapatan mereka secara drastis dari hari ke hari.

Ketergantungan ekonomi yang tinggi terhadap aktivitas mencari barang bekas di TPST Bantargebang membuat para pemulung tidak memiliki alternatif pendapatan lain saat sistem operasional diubah. Ketika metode pemilahan sampah diubah demi menerapkan standar controlled landfill, rantai ekonomi informal yang selama ini menghidupi banyak keluarga pemulung ikut terganggu secara signifikan. Penurunan penghasilan ini menjadi bukti nyata bagaimana penataan tata kelola sampah dapat berdampak langsung pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang berada di garis depan pengelolaan sampah informal, terutama mereka yang kelangsungan hidupnya sangat bergantung pada sampah.

Baca Juga

Purbaya Yudhi Sadewa Kritik Keras Moody's dan Fitch Terkait Prospek Negatif Indonesia

Purbaya Yudhi Sadewa Kritik Keras Moody's dan Fitch Terkait Prospek Negatif Indonesia

Hingga saat ini, transisi menuju era controlled landfill di TPST Bantargebang terus berjalan dengan segala konsekuensi praktisnya di lapangan. Di satu sisi, sistem ini membawa perubahan pada metode pemilahan sampah di area pembuangan guna menciptakan pengelolaan yang lebih terkontrol. Di sisi lain, penurunan penghasilan pemulung yang bergantung pada sampah menjadi dampak sosial yang nyata dan memerlukan perhatian mendalam. Perubahan sistem pemilahan sampah ini memperlihatkan dinamika yang kompleks antara penerapan sistem pengelolaan sampah yang baru dan dampaknya terhadap mata pencaharian para pemulung di TPST Bantargebang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pengelolaan sampahTPST BantargebangControlled LandfillPemulung

Berita Terbaru Lainnya

Qatar Ungkap Kemajuan Mediasi Konflik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Langsung MerosotGudang Senjata Pentagon Terkuras, Perang Iran Picu Krisis Amunisi Presisi Tinggi ASKenyang dengan Pemadaman Listrik Massal, Krisis Energi Kuba Belum BerakhirNigeria Naikkan Gaji Tentara hingga 80 Persen Mulai September Demi Hadapi Krisis KeamananJetour Hadirkan Empat Karakter SUV untuk Ragam Mobilitas di GIIAS 2026Industri Garmen dan Tekstil Terpukul, PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026PMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif pada Juli 2026, Kadin Ingatkan Pemulihan Belum SolidPresiden Prabowo Dijadwalkan Umumkan Langsung Paket Insentif Kendaraan Listrik

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap