apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Penemuan Katak Kopi Spesies Baru di Kosta Rika dan Tantangan Kelestariannya

Nyaring AranDiterbitkan 8 Agu 2026 - 20.46 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penemuan Katak Kopi Spesies Baru di Kosta Rika dan Tantangan Kelestariannya
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Bagaimana sebuah makhluk hidup berukuran sangat kecil dapat bertahan di tengah perubahan lingkungan perkebunan modern yang dinamis? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan seiring dengan ditemukannya spesies katak pohon baru di kawasan perkebunan kopi Kosta Rika. Spesies unik yang mendapat julukan sebagai 'katak kopi' karena banyak ditemukan di tanaman kopi tersebut berhasil menarik perhatian dunia setelah foto-fotonya dipublikasikan secara luas. Penemuan ini memicu rasa ingin tahu mengenai bagaimana satwa liar beradaptasi di lahan pertanian yang aktif dikelola manusia.

Katak pohon yang diidentifikasi dengan nama ilmiah Isthmohyla nacientes ini terpantau di wilayah San Jose, Kosta Rika. Spesies baru yang juga populer dengan nama Rana de las nacientes tersebut berhasil didokumentasikan pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Momen langka ini berhasil diabadikan melalui bidikan kamera fotografer Ezequiel Becerra dari kantor berita AFP. Foto-foto tersebut memperlihatkan dengan jelas bagaimana satwa ini hidup berdampingan dengan tanaman komoditas utama Kosta Rika.

Secara fisik, katak kopi ini memiliki karakteristik tubuh yang sangat mungil dengan ukuran panjang kurang dari empat sentimeter. Warna kulitnya didominasi oleh warna hijau gelap, sebuah bentuk kamuflase alami yang sangat efektif untuk menyembunyikan diri di antara rimbunnya dedaunan kopi dari incaran predator. Dari segi perilaku harian, hewan amfibi ini diketahui jauh lebih aktif beraktivitas pada malam hari dibandingkan pada siang hari. Selain itu, keunikan lain ditemukan pada katak jantan dari spesies ini, yang memiliki bagian tenggorokan transparan. Bagian tenggorokan ini dapat mengembang secara signifikan saat mereka mengeluarkan suara untuk berkomunikasi satu sama lain di kegelapan malam.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Kawasan perkebunan kopi tampaknya menjadi tempat tinggal yang sangat ideal bagi kelangsungan hidup Isthmohyla nacientes. Mengapa mereka memilih habitat ini? Jawabannya terletak pada kondisi lingkungan perkebunan yang menawarkan tempat-tempat lembap dan teduh, yang sangat disukai oleh spesies ini. Selain itu, ekosistem perkebunan kopi yang kaya akan vegetasi juga menyediakan kelimpahan serangga. Serangga-serangga inilah yang menjadi sumber makanan utama bagi katak kopi untuk bertahan hidup sehari-hari.

Hanya saja, di balik penemuan yang menggembirakan ini, kelangsungan hidup katak kopi langsung dihadapkan pada ancaman nyata. Salah satu ancaman terbesar yang membayangi populasi mereka adalah penggunaan pestisida serta bahan kimia pertanian lainnya oleh para petani. Bahan-bahan kimia berbahaya ini dikhawatirkan tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga meresap ke dalam lapisan tanah dan mencemari sumber-sumber air di sekitarnya. Pencemaran air ini sangat berbahaya karena lokasi tersebut merupakan tempat krusial bagi berudu atau kecebong katak kopi untuk tumbuh dan berkembang sebelum menjadi katak dewasa.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Tantangan bagi kelangsungan hidup amfibi ini tidak berhenti pada masalah pencemaran kimia saja. Aktivitas manusia berupa pembukaan lahan secara besar-besaran dan pemotongan semak-semak di sekitar perkebunan turut memperparah kondisi ini. Tindakan tersebut secara langsung mengurangi area perlindungan alami yang sangat dibutuhkan oleh katak kopi untuk berteduh dan bersembunyi. Mengingat spesies baru ini diketahui hanya hidup secara alami di Kosta Rika, setiap kerusakan pada habitat aslinya di San Jose akan berdampak langsung pada risiko kepunahan satwa endemik yang sangat berharga ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kosta RikaKatak KopiIsthmohyla nacientesRana de las nacientes

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap