Dua warga sipil dilaporkan terluka akibat aksi penyerangan menggunakan senjata api yang terjadi di area pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34. Insiden penembakan ini berlangsung di Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan sekitar pukul 12.45 WIT. Menyusul kejadian tersebut, aparat kepolisian segera mengeluarkan rekomendasi resmi kepada bupati setempat untuk menghentikan seluruh rangkaian kegiatan festival demi alasan keamanan.
Aksi penyerangan bersenjata ini mengejutkan para pengunjung festival yang tengah berlangsung. Berdasarkan data kepolisian, dua korban yang merupakan masyarakat sipil diidentifikasi bernama Laode Muhammad Ojo, berusia 43 tahun, dan seorang perempuan bernama Salbia, berusia 50 tahun. Keduanya langsung mendapatkan pertolongan pertama tak lama setelah peristiwa penembakan terjadi.








