Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Nepal pada Kamis, 27 Agustus 2026, telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang signifikan di berbagai titik. Salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah adalah distrik Nuwakot. Pascabencana tersebut, berbagai upaya penanganan darurat mulai dari evakuasi korban hingga pembersihan material banjir terus diupayakan oleh pihak berwenang dan warga setempat.
Evakuasi Korban dan Kondisi Pemukiman di Devighat
Di Devighat, yang terletak di Kotamadya Bidur, Distrik Nuwakot, kondisi pemukiman warga pascabanjir bandang tampak memprihatinkan. Warga setempat terpaksa berjalan melewati rumah-rumah yang kini terendam lumpur pekat akibat terjangan banjir bandang. Material lumpur yang dibawa oleh banjir menimbun sebagian besar area tempat tinggal warga, menyulitkan mobilitas mereka yang mencoba menyelamatkan barang-barang tersisa.
Massa Aksi di DPR Masuk Jalan Tol S. Parman, Mobil Diduga Milik Pejabat Dirusak

Di tengah situasi darurat ini, upaya penyelamatan terus dilakukan. Para penyintas yang berhasil diselamatkan dari bencana banjir bandang ini segera dibawa oleh petugas ke lokasi yang lebih aman di wilayah distrik Nuwakot. Langkah evakuasi ini diprioritaskan untuk memastikan keselamatan warga dari potensi bahaya susulan. Sayangnya, bencana ini juga memakan korban jiwa, yang ditandai dengan adanya jenazah seorang korban yang terbaring di atas tandu di wilayah Devighat, distrik Nuwakot, setelah banjir bandang tersebut melanda.
Pembersihan Puing dan Pengawasan Pascabencana
Selain evakuasi warga, langkah penanganan juga difokuskan pada pemulihan infrastruktur yang rusak. Alat berat dikerahkan ke lokasi bencana di distrik Nuwakot untuk menyingkirkan puing-puing serta material yang terbawa oleh banjir bandang. Keberadaan alat berat ini sangat penting untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup oleh puing-puing sisa banjir.
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Optimistis Indonesia Bangkit Jadi Negara Kuat

Pihak Kepolisian Nepal turut mengawal jalannya proses pemulihan ini. Sejumlah personel polisi Nepal bersiaga dan mengawasi jalannya alat berat yang sedang menyingkirkan puing-puing di distrik Nuwakot agar proses pembersihan berjalan aman. Tak hanya mengawasi alat berat, aparat kepolisian juga melakukan penyisiran di area terdampak. Seorang petugas polisi bersama seekor anjing pelacak dikerahkan secara khusus untuk mengamati dan memeriksa kerusakan pascabanjir bandang di kawasan Devighat, distrik Nuwakot. Kehadiran anjing pelacak tersebut membantu petugas kepolisian dalam memantau wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir bandang.






