Massa unjuk rasa yang berkumpul di depan Gedung DPR dilaporkan memasuki ruas Jalan S. Parman pada Kamis (27/8/2026). Dalam aksi tersebut, massa masuk ke dalam area jalan tol dan melakukan tindakan perusakan terhadap satu unit mobil yang tengah melintas di jalur bebas hambatan tersebut.
Pergerakan Massa ke Jalan Tol S. Parman
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, pergerakan massa aksi mulai mengarah ke Jalan S. Parman hingga akhirnya masuk ke dalam area jalan tol. Massa terlihat bergerak secara berkerumun di antara kendaraan-kendaraan yang sedang melaju di jalur tol tersebut. Beberapa di antara demonstran tampak membawa bendera yang diikatkan pada tiang kayu berukuran panjang.
Keberadaan massa di tengah jalan tol ini menyebabkan arus lalu lintas terhambat. Para pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraan mereka demi menghindari kerumunan massa yang terus merangsek masuk ke badan jalan tol.
Praperadilan Ditolak, Kubu Febrie Adriansyah Minta Publik Cermati Pertimbangan Hakim

Perusakan Mobil yang Diduga Milik Pejabat
Ketegangan di dalam jalan tol memuncak ketika sebuah mobil yang diduga milik pejabat melintas di tengah-tengah jalur yang sedang dipadati oleh massa aksi. Kerumunan massa langsung mengadang kendaraan tersebut.
Massa kemudian mulai melempari mobil itu menggunakan batu dan memukul bagian bodinya dengan kayu yang dibawa oleh para demonstran. Akibat aksi pelemparan dan pemukulan tersebut, kaca depan mobil mengalami kerusakan. Meskipun sempat diadang dan dirusak oleh massa yang emosional, mobil tersebut akhirnya dapat kembali melanjutkan perjalanan setelah beberapa orang di lokasi mencoba menenangkan massa dan membuka jalan bagi kendaraan tersebut.
BNPB Sebut Tiga Provinsi Prioritas Karhutla Mulai Diguyur Hujan Hasil Modifikasi Cuaca

Kondisi Terkini di Sekitar Gedung DPR
Hingga saat ini, massa dari berbagai elemen dilaporkan masih terus memadati area sekitar Gedung DPR. Konsentrasi massa terlihat sangat padat, khususnya di jembatan yang mengarah ke perempatan Halte Petamburan. Banyak warga serta peserta unjuk rasa yang duduk di pagar pembatas jalur busway dan pagar pembatas jalan tol untuk memantau situasi.
Selain massa yang telah berkumpul sebelumnya, kelompok pelajar juga terpantau datang dari arah Jalan Pejompongan Raya. Kelompok pelajar tersebut berjalan kaki menuju titik aksi sambil menyanyikan lagu wajib nasional Indonesia Pusaka. Arus massa dari berbagai titik ini membuat situasi di sekitar kawasan parlemen masih terus dipadati oleh para pengunjuk rasa.






