Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pemuda berlumuran cairan gelap dan memamerkan benda mirip potongan jari manusia sempat menggemparkan jagat media sosial di Kabupaten Pekalongan. Pemuda berinisial BW yang berusia 19 tahun, warga Desa Wringinagung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, semula mengaku telah menjadi korban pembegalan sadis hingga menyebabkan salah satu jarinya terputus. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwajib, terungkap bahwa pemuda tersebut berbohong dan merekayasa seluruh kejadian mengerikan itu hanya demi membuat konten media sosial. Potongan jari yang dipamerkannya dalam video ternyata hanyalah sepotong wortel.
Dalam video yang beredar dan menjadi viral tersebut, tampak BW sedang berada di depan sebuah rumah dengan kondisi tubuh yang dipenuhi cairan berwarna gelap yang menyerupai darah. Untuk meyakinkan para penonton, ia kemudian menaruh sebuah benda di depannya yang jika dilihat sekilas sangat menyerupai potongan jari manusia yang terputus akibat sabetan senjata tajam. Visualisasi yang tampak meyakinkan ini dengan cepat memicu kepanikan dan rasa khawatir di kalangan warganet yang menyangka bahwa aksi kriminalitas jalanan atau begal sadis sedang marak terjadi di wilayah Kecamatan Doro.








