MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan konfirmasi mengenai komitmen dan dukungan penuh mereka terhadap gerakan penghijauan yang digagas oleh pihak Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Komitmen serta dukungan dari jajaran pemerintah daerah ini disampaikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk partisipasi aktif dari pihak pemerintah provinsi dalam rangka menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan pelestarian lingkungan hidup yang dikemas dalam program bertajuk Minggu Ekologi.
Pernyataan dukungan resmi dari pihak pemerintah daerah tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Surya setelah dirinya menerima kunjungan audiensi formal dari jajaran pengurus HKBP Pearaja Tarutung. Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik. Adapun jalannya pertemuan tatap muka dan diskusi antara jajaran Pemprov Sumut dengan delegasi pengurus HKBP tersebut dilangsungkan di Kantor Gubernur Sumatera Utara pada hari Selasa. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai langkah-langkah kolaboratif yang dapat diambil untuk menyukseskan program lingkungan ini.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Dalam pemaparannya di hadapan Wakil Gubernur, pengurus HKBP menyampaikan rencana detail mengenai gerakan penanaman pohon yang menjadi agenda utama dalam Minggu Ekologi. Program penanaman pohon yang telah direncanakan tersebut akan melibatkan jemaat gereja serta seluruh elemen masyarakat yang berada di wilayah Tapanuli Raya. Dengan pelibatan masyarakat secara luas, gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial semata, melainkan mampu menggerakkan kesadaran kolektif warga setempat untuk aktif menjaga ekosistem di lingkungan sekitar mereka.
Menanggapi pemaparan program tersebut, Wakil Gubernur Surya memberikan tanggapan positif. Menurut penilaian Surya, program penghijauan yang diinisiasi oleh HKBP ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelestarian lingkungan hidup di wilayah Sumatera Utara. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program penanaman pohon ini diharapkan dapat menjaga daerah resapan air yang sangat penting bagi ketersediaan air bersih, serta berkontribusi nyata dalam mengurangi berbagai dampak buruk dari perubahan iklim global yang terjadi saat ini.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Di sisi lain, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, memberikan penegasan mengenai nilai penting dari program ekologi ini. Ia menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Minggu Ekologi merupakan wujud nyata dari komitmen mendalam HKBP terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup serta mitigasi bencana alam di wilayah tersebut. Berdasarkan jadwal koordinasi yang telah disusun oleh panitia, puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Minggu Ekologi ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2026 mendatang, dengan mengambil lokasi di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.






