Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil keputusan untuk memperbarui rambu-rambu bahaya di sejumlah kawasan wisata. Langkah ini ditempuh sebagai upaya nyata untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut yang dapat mengancam keselamatan para wisatawan maupun warga lokal. Keputusan tersebut diambil menyusul terjadinya kecelakaan fatal yang merenggut korban jiwa di salah satu destinasi wisata pantai di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lali Muhammad Hatta, mengungkapkan bahwa sebelumnya seluruh tempat wisata di wilayah tersebut sebenarnya sudah dipasangi rambu-rambu peringatan bahaya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak dari fasilitas keselamatan tersebut yang kini mengalami kerusakan atau bahkan hilang. Untuk mengatasi kendala ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah sedang mengusulkan anggaran revitalisasi agar rambu-rambu yang rusak dan hilang tersebut dapat segera diganti dengan yang baru. Karena status anggaran ini masih berupa usulan, realisasi pemasangan rambu baru tersebut akan sangat bergantung pada persetujuan dana yang diajukan.








