apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Parlin SinagaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Bagaimana cara warga kota megapolitan seperti New York bertahan ketika suhu udara melonjak ekstrem hingga terasa seperti di wilayah tropis, sementara ancaman badai petir dan banjir bandang juga mengintai di saat yang bersamaan?

Langkah antisipasi cepat dari pemerintah kota serta pemanfaatan fasilitas publik menjadi kunci utama bagi warga untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini. Kota New York saat ini sedang dikepung oleh cuaca ekstrem berupa gelombang panas yang disertai potensi badai petir hingga akhir pekan. Tingginya kelembapan udara membuat suhu yang dirasakan oleh tubuh manusia melonjak hingga menembus 37,8 derajat Celsius atau sekitar 100 derajat Fahrenheit. Di tengah sengatan panas pada Jumat (7/8/2026), para pejalan kaki di New York City terlihat berupaya keras menyejukkan diri, salah satunya dengan menggunakan kipas tangan sederhana saat beraktivitas di luar ruangan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Menyikapi situasi yang membahayakan kesehatan ini, peringatan cuaca panas diaktifkan di lima wilayah New York. Peringatan tersebut berlaku sejak Kamis pukul 11.00 hingga Sabtu pukul 20.00 waktu setempat. Berdasarkan penjelasan dari Senior Meteorolog AccuWeather, Brian Thompson, tingkat kelembapan pada hari Kamis sangat tinggi dan terasa sangat tropis, mirip dengan kondisi udara yang biasa ditemui di kawasan Karibia. Meskipun suhu tertinggi riil dalam beberapa hari ke depan diperkirakan berada di kisaran 32 derajat Celsius atau 90 derajat Fahrenheit, kelembapan ekstrem membuat udara terasa jauh lebih menyengat.

Baca Juga

Transmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon Sepeda Listrik hingga Produk Elektronik

Transmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon Sepeda Listrik hingga Produk Elektronik

Kondisi atmosfer yang sangat lembap ini tidak hanya membawa hawa panas, tetapi juga memicu potensi cuaca ekstrem lainnya. Pada Jumat malam, New York diprediksi akan diterjang hujan deras dan badai petir. National Weather Service melaporkan bahwa intensitas curah hujan pada sejumlah badai lokal dapat melampaui 50 milimeter atau sekitar 2 inci per jam. Curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat ini mengancam terjadinya banjir bandang, terutama di kawasan-kawasan dengan sistem drainase yang buruk serta wilayah dataran rendah.

Guna melindungi warga dari ancaman ganda ini, Wali Kota New York Zohran Mamdani bersama dengan New York City Emergency Management telah mengaktifkan rencana tanggap darurat sejak hari Rabu. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pemberlakuan kebijakan "Code Red" pada hari Kamis dan Jumat, mulai pukul 12.00 hingga 20.00 waktu setempat. Kebijakan ini difokuskan untuk memperluas jangkauan petugas sosial terhadap warga tunawisma di seluruh penjuru kota agar mereka dapat segera diarahkan ke tempat penampungan sementara atau pusat pendinginan yang lebih aman.

Baca Juga

Infrastruktur Jadi Tantangan Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang

Infrastruktur Jadi Tantangan Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang

Selain itu, pemerintah kota juga menjadwalkan pembukaan ratusan pusat pendinginan (cooling centers) di lima wilayah kota sepanjang hari Kamis dan Jumat. Wali Kota Mamdani mengimbau dengan sangat agar warga yang tidak memiliki fasilitas pendingin udara di tempat tinggal mereka segera memanfaatkan pusat pendinginan tersebut. Bagi warga yang tinggal di apartemen bawah tanah atau kawasan yang rawan banjir, wali kota meminta mereka untuk segera mempersiapkan rencana evakuasi mandiri demi mengantisipasi datangnya banjir bandang secara tiba-tiba.

Pemerintah Kota New York juga telah mengerahkan berbagai sumber daya di lapangan untuk meminimalkan dampak bencana. Petugas dikerahkan untuk membersihkan saluran-saluran air guna mencegah penyumbatan saat hujan deras tiba. Selain menyiagakan personel darurat di titik-titik rawan, pemerintah kota juga mengoperasikan armada kendaraan khusus yang disebut kendaraan COOL. Kendaraan ini bertugas memantau kondisi warga lanjut usia yang rentan terhadap sengatan panas ekstrem. Upaya terpadu ini diharapkan dapat menekan risiko akibat cuaca ekstrem yang melanda kota.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

gelombang panascuaca ekstrem

Berita Terbaru Lainnya

Transmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon Sepeda Listrik hingga Produk ElektronikInfrastruktur Jadi Tantangan Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor TambangEkspor CPO Meningkat, GAPKI Dorong Percepatan Peremajaan Kebun RakyatKepala Bapanas dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan Perdana di Kabupaten AlorPemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut di Empat Titik hingga Pekan DepanBareskrim Polri Bongkar Pabrik Vape Etomidate di Kamar Kos KemangMengenal Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Proses Pembuatan CeritaTNI-Polri Usut Penembakan Warga oleh KKB di Festival Budaya Lembah Baliem

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026