apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Evaluasi Buku Pelajaran SD-SMA, Bandingkan Kualitas dengan Negara Tetangga

Usat NgajiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 19.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Evaluasi Buku Pelajaran SD-SMA, Bandingkan Kualitas dengan Negara Tetangga
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia tengah merencanakan sebuah program besar untuk memperbaiki kualitas buku pelajaran sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Langkah strategis ini diambil demi meningkatkan mutu pendidikan nasional secara menyeluruh. Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini dan telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap buku-buku yang saat ini beredar dan digunakan oleh para siswa di tanah air.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Perhatian khusus dari Presiden Prabowo ini tidak muncul tanpa alasan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rencana pembaruan buku ajar tersebut berawal dari kunjungan langsung kepala negara ke sejumlah sekolah. Saat meninjau fasilitas pendidikan tersebut, Presiden memeriksa buku pelajaran satu per satu secara detail. Dalam pengecekan tersebut, ditemukan bahwa kualitas fisik buku pelajaran masih jauh dari harapan. Presiden mendapati ada buku pelajaran yang dibuat dari bahan yang mudah rusak, bahkan ada pula yang kondisinya memang sudah rusak. Selain kualitas kertas dan jilid, ukuran tulisan atau fon dalam buku-buku tersebut dinilai terlalu kecil. Kondisi visual ini dinilai menyulitkan siswa, khususnya anak-anak di tingkat sekolah dasar, yang terpaksa membaca buku dengan jarak yang sangat dekat.

Bagi Presiden Prabowo, peningkatan mutu pendidikan di Indonesia harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh setengah-setengah. Beliau meyakini bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya cukup dengan berfokus pada peningkatan kualitas guru maupun perbaikan sarana dan prasarana sekolah saja. Buku pelajaran yang menjadi sumber ilmu harian bagi siswa juga harus ditingkatkan mutunya agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan nyaman bagi anak-anak.

Baca Juga

Faktor di Balik Penguatan IHSG hingga Tembus Level Psikologis 6.400

Faktor di Balik Penguatan IHSG hingga Tembus Level Psikologis 6.400

Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara khusus memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk membandingkan isi serta kualitas buku sekolah di Indonesia dengan negara-negara tetangga. Langkah ini diambil agar pemerintah memiliki tolok ukur yang jelas mengenai standar kualitas buku pelajaran yang layak. Saat ini, buku-buku pelajaran yang akan dijadikan bahan pembanding telah tiba di Indonesia. Buku-buku tersebut didatangkan langsung dari beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, meliputi Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Kamboja, hingga Vietnam.

Untuk mengkaji buku-buku pembanding tersebut, pemerintah telah membentuk sebuah tim gabungan khusus. Tim gabungan ini melibatkan tiga instansi penting, yakni Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Tim lintas sektoral ini bertugas melakukan perbandingan mendalam terhadap isi dan kualitas buku dari negara-negara tetangga tersebut guna merumuskan standar baru bagi buku pelajaran di Indonesia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk memperbaiki kualitas buku ajar bagi seluruh peserta didik di Indonesia, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Baca Juga

Unilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten di ESG Award 2026

Unilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten di ESG Award 2026

Selain melakukan perbaikan pada fisik buku cetak, pemerintah juga memikirkan langkah modernisasi dalam penyampaian materi ajar. Muncul sebuah gagasan inovatif di mana buku pelajaran di Indonesia nantinya dapat dipindai dan diunduh secara digital. Buku digital ini nantinya akan dihubungkan dengan panel datar interaktif atau layar pintar (interactive flat panel) yang rencananya akan dibagikan ke sekolah-sekolah. Dengan adanya integrasi antara buku digital dan layar pintar ini, diharapkan kendala keterbatasan fisik buku dapat teratasi dan siswa dapat menikmati proses belajar yang lebih interaktif di ruang kelas.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantopendidikanBuku PelajaranKementerian Pendidikan Dasar Menengah

Berita Terbaru Lainnya

Faktor di Balik Penguatan IHSG hingga Tembus Level Psikologis 6.400Unilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten di ESG Award 2026BGN Pasang Label Batas Konsumsi 4 Jam pada Ompreng Makan Bergizi GratisKeinginan Menabung Masyarakat Meningkat Namun Kemampuan Menyisihkan Dana MelemahPerkuat Pengawasan Makan Bergizi Gratis, Pejabat Eselon Badan Gizi Nasional Wajib Berkantor di DaerahKeluarga Almarhum Yurizal Nyatakan Kasus Layanan BPJS Kesehatan di RSCM SelesaiPolisi Ungkap Sosok Saepul Pelaku Mutilasi di Depok yang Pernah Jadi Guru Matematika dan Pedagang PiscokGedung Bapenda DKI Kebakaran, Pemprov DKI Atur WFH Bergantian untuk 1.000 ASN

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap