apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Politik

Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya

Agus CahyonoPublished 28 Jul 2026 - 09.12 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Krisis energi yang melanda ibu kota Libya, Tripoli, kini telah menjelma menjadi gerakan pembangkangan sipil skala besar yang mengancam stabilitas kekuasaan. Pemadaman listrik yang mencapai sepuluh jam setiap harinya memicu kemarahan publik yang sudah lama terpendam di bawah tekanan ekonomi. Warga yang frustrasi kini beralih dari sekadar mengeluhkan pemadaman menjadi aksi nyata dengan memblokade jalan-jalan protokol, menyegel kantor pemerintahan, serta melumpuhkan berbagai fasilitas publik di seantero kota.

Aksi protes yang meluas ini dimotori oleh Gerakan Souq Al-Jumaa. Kelompok ini secara terbuka menyatakan bahwa target utama mereka bukanlah sekadar mengganggu aktivitas harian masyarakat, melainkan melumpuhkan jalannya pemerintahan secara total. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari Minggu, mereka menuntut pertanggungjawaban atas berbagai dugaan kasus korupsi yang dinilai merugikan rakyat. Lebih jauh lagi, mereka mendesak pembubaran seluruh lembaga politik di Libya, mulai dari jajaran pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Negara, hingga Dewan Kepresidenan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Berdasarkan laporan Al Jazeera pada Senin (27/7/2026), eskalasi massa terlihat jelas di kawasan Janzour yang terletak di sebelah barat Tripoli. Di wilayah ini, para demonstran memblokade jalur pesisir yang vital dan berkumpul di depan Pembangkit Listrik Tripoli Barat untuk memprotes pemadaman bergilir yang menyiksa warga di tengah cuaca panas. Rekaman video yang telah terverifikasi menunjukkan aksi pembakaran ban di tengah jalan dan tindakan ekstrem berupa penumpahan muatan tanah dari truk tepat di depan gedung Kementerian Luar Negeri untuk menutup akses masuk secara total.

Also Read

Tragedi Main Hakim Sendiri Jadi Alarm Runtuhnya Kepercayaan Publik pada Penegak Hukum

Tragedi Main Hakim Sendiri Jadi Alarm Runtuhnya Kepercayaan Publik pada Penegak Hukum

Kemarahan massa juga menyasar sektor infrastruktur komunikasi yang dianggap merepresentasikan kegagalan negara. Di distrik Souq Al-Jumaa, demonstran yang didominasi oleh kelompok pemuda menduduki kantor Libyana, perusahaan operator telekomunikasi milik negara. Sambil membawa berbagai spanduk bernada kecaman, mereka mengarahkan kritik tajam secara langsung kepada Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah yang dinilai tidak mampu mengatasi krisis mendasar yang terus berulang ini.

Gelombang pembangkangan kemudian merembet dengan cepat ke wilayah Tajoura di timur Tripoli. Di sana, para pengunjuk rasa secara sepihak menyegel kantor pemerintah kota dan menempelkan pengumuman penutupan paksa. Kelompok di Tajoura bahkan menyerukan boikot menyeluruh terhadap seluruh institusi negara yang dimulai pada hari Senin. Mereka menyatakan tidak lagi mengakui legitimasi Pemerintah Persatuan Nasional maupun Dewan Perwakilan Rakyat sebagai bentuk protes atas terus merosotnya kualitas pelayanan publik bagi masyarakat setempat.

Also Read

Intimidasi dan Ujaran Kebencian Paksa Sembilan Sekolah Rohingya di Malaysia Tutup

Intimidasi dan Ujaran Kebencian Paksa Sembilan Sekolah Rohingya di Malaysia Tutup

Hingga saat ini, pihak Pemerintah Persatuan Nasional masih memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi massa yang melumpuhkan ibu kota tersebut. Sementara itu, Perusahaan Listrik Umum Libya terpaksa menerapkan kembali sistem pemadaman bergilir setelah sempat menikmati kestabilan jaringan selama dua tahun terakhir. Bagi warga Libya, hilangnya aliran listrik selama sepuluh jam sehari ini menjadi pematik dari bom waktu sosial yang selama ini dipicu oleh inflasi tinggi, pelemahan nilai tukar mata uang, kelangkaan bahan bakar minyak, krisis likuiditas perbankan, serta kebuntuan politik yang tak kunjung usai.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

DemonstrasiLibyakrisis listrikTripolipembangkangan sipil

Berita Terbaru Lainnya

Polda Metro Jaya Pastikan Kabar Penembakan Ajudan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Adalah HoaksPolisi Buru Pemesan Utama Sindikat Buzzer Pembuat HoaksTragedi Main Hakim Sendiri Jadi Alarm Runtuhnya Kepercayaan Publik pada Penegak HukumMarc Klok Sebut Indonesia Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang KambojaIndonesia Perjuangkan Pembebasan Bea Masuk Minyak Sawit di Pasar Amerika SerikatPemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Kendaraan Listrik demi Proyek Mobil NasionalKamboja Petik Pelajaran Berharga Usai Ditekuk Indonesia di Piala AFFKrom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap