apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Panglima Jilah Minta Peladang Adat Tidak Disalahkan atas Karhutla di Kalbar

Domu TobingDiterbitkan 29 Agu 2026 - 00.05 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panglima Jilah Minta Peladang Adat Tidak Disalahkan atas Karhutla di Kalbar
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneu Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (28/8). Pertemuan tersebut membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Barat.

Dalam pertemuan itu, Panglima Jilah meminta agar praktik berladang masyarakat adat tidak disamakan dengan aktivitas perkebunan dalam persoalan karhutla. Ia menjelaskan bahwa masyarakat adat memiliki tradisi berladang secara turun-temurun yang dilakukan di lahan mineral, bukan di lahan gambut.

Panglima Jilah mengkhawatirkan para peladang tradisional justru disalahkan ketika kebakaran terjadi bersamaan dengan aktivitas perkebunan. Ia juga menyebut adanya kemungkinan salah tangkap terhadap peladang tradisional dalam upaya penanganan karhutla di lapangan.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Menurutnya, masyarakat Dayak telah lama berladang tanpa memicu karhutla seperti yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, ia menilai aturan larangan pembakaran lahan secara terbuka tidak seharusnya disamaratakan dengan kearifan lokal masyarakat adat.

Dalam praktiknya, masyarakat adat tetap mengawasi lahan mereka saat melakukan pembakaran untuk berladang. Selain itu, sosialisasi juga terus dilakukan melalui tokoh-tokoh adat agar warga tidak membakar hutan secara sembarangan.

Panglima Jilah menyatakan bahwa Presiden Prabowo mendukung masyarakat adat dan para peladang. Untuk membantu mengatasi kebakaran di Kalimantan Barat, pemerintah telah memberikan bantuan personel, melakukan upaya pembuatan hujan, serta menambah unit helikopter.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Dukungan pemerintah untuk Kalimantan Barat juga mencakup penyediaan rumah adat, sekolah, beasiswa, pembangunan jalan, infrastruktur, rumah sakit, serta dukungan dari TNI-Polri.

Sementara itu, proses hukum terkait karhutla di Kalimantan Barat tetap berjalan. PT MAP telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi dalam kasus karhutla di Kabupaten Mempawah pada 14 Agustus 2026. Di sisi lain, aparat berwenang di Kabupaten Ketapang masih menyelidiki dugaan perambahan kawasan Hutan Produksi Sungai Tengar-Pesaguan dan belum menetapkan tersangka.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan BaratKarhutlaMasyarakat Adat

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap