Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, menjadi magnet bagi para pencinta otomotif tanah air. Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, area Hall 1 tampak dipadati oleh pengunjung yang antusias melihat jajaran kendaraan ramah lingkungan. Salah satu daya tarik utama dalam pameran kali ini adalah kehadiran berbagai mobil listrik berukuran ringkas dengan harga yang semakin kompetitif bagi konsumen Indonesia.
Tren mobil listrik mungil ini menawarkan harga yang berkisar antara Rp150 jutaan hingga Rp220 jutaan. Kehadiran kendaraan listrik berdimensi kompak ini menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang praktis dan efisien. Bagi konsumen yang sedang menimbang-nimbang untuk beralih dari mobil konvensional, pameran GIIAS 2026 menyajikan beberapa pilihan menarik dari berbagai produsen otomotif.
Pilihan pertama yang menjadi sorotan adalah Wuling Aira EV, yang menempati posisi sebagai mobil listrik paling murah di ajang GIIAS 2026. Kendaraan ini ditawarkan dalam dua varian utama untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda. Varian Standard Range dijual dengan harga mulai dari Rp155 juta on the road (OTR) Jakarta, sedangkan untuk varian Long Range dipasarkan dengan harga Rp175 juta. Wuling Aira EV menawarkan jarak tempuh yang cukup mumpuni, berkisar antara 205 kilometer hingga 301 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Mobil ini juga didukung teknologi pengisian daya cepat DC Fast Charging yang mampu mengisi daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit. Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Wuling melengkapinya dengan layar sentuh berukuran 10,1 inci, konektivitas Smartphone Interconnection, serta fitur Internet of Vehicle (IoV) melalui aplikasi MyWuling+. Salah satu pengunjung pameran bernama Mirna mengaku telah membeli Wuling Aira EV tersebut.
LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan, Tarif Flat Rp5.000 Hingga Oktober

Selanjutnya, pilihan ramah kantong lainnya datang dari pabrikan VinFast yang menawarkan model VF 3. Mobil listrik ini dibanderol dengan harga sekitar Rp156 juta OTR Jakarta. VinFast VF 3 dibekali baterai dengan daya jelajah hingga 215 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Dari segi performa, mobil ini menghasilkan tenaga sebesar 40 dk dan torsi maksimal 110 Nm, dengan kemampuan akselerasi dari kecepatan 0 hingga 50 km/jam dalam waktu 5,3 detik. Kehadiran VinFast VF 3 menarik perhatian pengunjung seperti Bobby. Ia menyatakan tertarik dengan mobil ini karena harganya yang terjangkau serta efisiensi biaya operasionalnya yang dinilai lebih irit dibandingkan saat ia menggunakan mobil berbahan bakar bensin dahulu.
Sementara itu, produsen BYD juga tidak ketinggalan meramaikan pasar mobil listrik kompak dengan menghadirkan Atto 1. Model ini menjadi varian paling murah dari BYD di GIIAS 2026, dengan kisaran harga antara Rp205 juta hingga Rp245 juta OTR Jakarta. Di pasar global, hatchback listrik ini lebih dikenal dengan nama BYD Seagull. BYD Atto 1 hadir dalam tiga varian dengan sistem penggerak roda depan. Dapur pacunya mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 75 hp dan torsi mencapai 135 Nm, menjadikannya opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan performa hatchback perkotaan yang lincah.
Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

Selain ketiga merek di atas, Changan turut menawarkan alternatif lain melalui model Lumin yang dipasarkan dengan harga sekitar Rp222 juta OTR Jakarta. Changan Lumin merupakan city car listrik dengan desain dua pintu yang dibekali baterai berkapasitas sekitar 28 kWh. Dengan kapasitas tersebut, mobil mungil ini mampu menjelajah hingga jarak 301 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Di dalam kabin, pengendara akan dimanjakan dengan fitur teknologi modern seperti layar sentuh berukuran 10,25 inci dan panel instrumen digital berukuran 7 inci.
Secara keseluruhan, kehadiran model-model kendaraan listrik mungil ini memberikan gambaran jelas mengenai arah perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Para pengunjung GIIAS 2026 disuguhkan beragam opsi mobil ramah lingkungan yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga memiliki harga yang semakin bersahabat dengan daya beli masyarakat.






