Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) untuk korban insiden kebakaran kapal motor penyeberangan KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini telah resmi ditutup. Penutupan operasi ini menandai dimulainya langkah penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut tuntas penyebab peristiwa tersebut secara hukum. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan investigasi mendalam guna mencari penyebab pasti dari kebakaran kapal yang menewaskan sedikitnya lima orang tersebut. Kapal KMP Mutiara Sentosa II sendiri diketahui melayani rute pelayaran dari Surabaya menuju Makassar saat insiden itu terjadi.
KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada hari Minggu (2/8). Menurut data yang dihimpun oleh Basarnas hingga hari Selasa (4/8), terdapat 238 orang yang berhasil dievakuasi dari kapal yang terbakar tersebut. Namun, musibah ini menyisakan duka mendalam karena lima orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Setelah proses evakuasi dinilai selesai, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii secara resmi menutup operasi SAR khusus untuk penanganan kedaruratan kapal tersebut.








