apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Nakes Minta Maaf Secara Terbuka Usai Beri Komentar Nirempati Terhadap Almarhum Yurizal

Domu TobingDiterbitkan 5 Agu 2026 - 22.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Nakes Minta Maaf Secara Terbuka Usai Beri Komentar Nirempati Terhadap Almarhum Yurizal
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kasus komentar nirempati dari tenaga kesehatan terhadap pasien kembali menjadi sorotan publik. Salah satu tenaga kesehatan yang terlibat, Widhiyarini Pangestika, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Langkah ini diambil setelah komentar yang ia tuliskan terhadap almarhum Yurizal memicu reaksi keras di media sosial. Kejadian ini menarik perhatian luas karena Yurizal dikabarkan meninggal dunia tidak lama setelah komentar-komentar yang dinilai tidak memiliki empati tersebut menjadi viral di jagat maya.

Sebelum meninggal dunia, almarhum Yurizal sempat membagikan keluh kesahnya melalui media sosial mengenai pelayanan kesehatan yang diterimanya. Dalam unggahan tersebut, Yurizal menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya saat harus menunggu selama 8 jam di sebuah rumah sakit. Penantian yang sangat lama tersebut ia jalani dalam kapasitasnya sebagai seorang pasien BPJS. Unggahan tersebut dibuat sebagai sarana bagi almarhum untuk meluapkan apa yang sedang dirasakannya saat itu.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Namun, alih-alih mendapatkan simpati atau respons yang menenangkan, unggahan Yurizal justru menuai komentar negatif dari oknum tenaga kesehatan. Akun media sosial dengan nama pengguna @Widhiyarini meninggalkan komentar yang dinilai sangat tidak pantas. Akun tersebut menuliskan, "Potong aja kak nadinya nanti juga cepat dapat ruangan." Tidak hanya itu, komentar bernada menghakimi dan kritis juga datang dari akun @nandafadyla_, yang menuliskan kalimat singkat berupa, "Bacot nih pasien." Komentar-komentar ini segera memicu kecaman dari para pengguna internet lainnya.

Baca Juga

KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

Setelah komentar-komentar nirempati dari oknum tenaga kesehatan tersebut viral, kabar duka kemudian datang dari pihak keluarga. Yurizal dilaporkan telah meninggal dunia. Kabar lelayu mengenai wafatnya Yurizal diumumkan secara resmi oleh sepupunya yang bernama Hilda Aprianti melalui sebuah unggahan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam pernyataan tersebut, Hilda Aprianti menjelaskan bahwa Yurizal telah mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 31 Juli.

Kepergian Yurizal menyisakan kesedihan mendalam bagi orang-orang terdekatnya, termasuk rekannya yang bernama Fadhilah Ayu Sukma Putri. Melalui akun Threads pribadinya dengan nama pengguna @dhilaskukk, Fadhilah mengungkapkan rasa sedihnya saat membaca kembali postingan almarhum. Ia merasa jauh lebih sedih lagi ketika melihat banyaknya komentar yang menghakimi Yurizal di media sosial. Fadhilah Ayu Sukma Putri menuliskan bahwa pada saat membuat unggahan tersebut, Yurizal mungkin hanya sedang merasa lelah dan sekadar ingin meluapkan apa yang tengah dirasakannya.

Baca Juga

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?

Menyusul situasi yang semakin ramai diperbincangkan, Widhiyarini Pangestika akhirnya menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf secara terbuka. Melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, Widhiyarini menyampaikan belasungkawa sekaligus permohonan maaf. Ia secara terbuka mengakui bahwa komentar yang telah ia tuliskan sebelumnya sangat tidak pantas. Ia juga menyadari bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak menunjukkan etika, rasa empati, maupun profesionalisme yang seharusnya dijunjung tinggi oleh dirinya sebagai seorang tenaga kesehatan.

Selain menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga almarhum dan publik, Widhiyarini Pangestika juga menyampaikan permohonan maaf kepada instansi tempatnya bekerja. Ia mengakui bahwa ulah dan komentar tidak pantas yang dilayangkannya di media sosial telah membawa dampak buruk bagi tempat kerjanya. Tindakan tersebut dinilai telah memengaruhi citra instansi pelayanan kesehatan tersebut serta mengikis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tempatnya mengabdi sebagai tenaga kesehatan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPJSTenaga KesehatanEtika MedisKasus Yurizal

Berita Terbaru Lainnya

KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU PertaminaDua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?Mengapa Bupati Kuansing Nonaktif Diduga Memotong TPP Pegawai hingga Setengahnya?Derby Milan di Australia dan Laga Pramusim Sengit Hiasi Jadwal Bola Malam Ini 5-6 Agustus 2026Skenario Kelolosan Piala AFF 2026, Siapa Saja yang Lolos Semifinal dan Gugur?KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy KarimKubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Hadapi Kejaksaan Agung dan PolriSelisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap