apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Modal Numpuk Gaji, Kisah J.M.L. Bohl Menguasai 1.400 Hektare Lahan di Batavia

Andi TobanDiterbitkan 2 Agu 2026 - 12.01 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Modal Numpuk Gaji, Kisah J.M.L. Bohl Menguasai 1.400 Hektare Lahan di Batavia
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kawasan Sudirman Central Business District atau SCBD di Jakarta saat ini dikenal sebagai salah satu area paling premium dengan nilai ekonomi yang sangat tinggi. Harga lahan di kawasan elit tersebut kini dilaporkan telah menembus angka sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta per meter persegi. Nilai fantastis ini tentu sangat kontras jika menilik sejarah wilayah tersebut pada masa lampau. Jauh sebelum dipenuhi gedung-gedung pencakar langit, sebagian besar wilayah Senayan dan sekitarnya dikuasai oleh seorang imigran asal Belanda bernama J.M.L. Bohl, yang berhasil menjadi salah satu tuan tanah terbesar pada era Hindia Belanda.

Perjalanan Bohl untuk menjadi penguasa lahan di Batavia dimulai dari langkah yang sangat sederhana. Ia tiba di Batavia sekitar tahun 1864 ketika usianya masih sangat muda, yaitu 16 tahun. Setibanya di tanah jajahan, Bohl tidak langsung memiliki kekayaan yang melimpah. Ia memulai kariernya sebagai seorang pegawai biasa di sebuah perusahaan dagang bernama Pitcairn Syaae & Co. Alih-alih menghabiskan pendapatannya untuk hal yang tidak penting, Bohl memilih untuk menabung seluruh sisa gajinya. Dari akumulasi tabungan gaji itulah ia berhasil mengumpulkan modal yang cukup untuk mulai membeli tanah secara bertahap.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Ketekunan Bohl dalam mengumpulkan modal membuahkan hasil yang luar biasa. Pada masa mudanya, ia telah berhasil menjadi pemilik tanah atas wilayah Matraman dan Sinajan, yang kini dikenal sebagai Senayan. Berdasarkan catatan sejarah dalam dokumen Handboek voor Cultuur en Handels-ondernemingen in Nederlandsch-Indi毛 pada tahun 1896, Bohl tercatat memiliki lahan di Senayan seluas 1.474 bau atau setara dengan kurang lebih 1.000 hektare. Pada waktu itu, kawasan Senayan tersebut dimanfaatkan sebagai lahan persawahan serta perkebunan kelapa dengan nilai aset ditaksir mencapai sekitar 36.000 gulden.

Selain lahan luas di Senayan, Bohl juga memperluas kepemilikan tanahnya ke wilayah lain di Batavia. Di kawasan Matraman, ia tercatat menguasai lahan privat seluas 502 bau atau sekitar 400 hektare. Dengan demikian, secara keseluruhan Bohl menguasai sekitar 1.400 hektare lahan di wilayah Batavia. Di atas tanah miliknya di Matraman, ia mendirikan sebuah rumah besar yang kemudian menjadi tempat tinggal pribadinya. Di halaman kediamannya tersebut, Bohl juga memelihara puluhan ekor rusa. Seluruh lahan pertanian miliknya secara aktif memproduksi komoditas pertanian utama, khususnya padi dan kelapa, yang menjadi sumber pendapatan tambahannya.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Meskipun memiliki aset tanah yang sangat luas, Bohl dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Ia sangat jarang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, sehingga publik lebih mengenalnya semata-mata sebagai seorang pemilik tanah berskala besar. Meski demikian, ia sempat mencoba masuk ke ranah publik dengan mencalonkan diri sebagai anggota dewan yang mewakili wilayah Meester Cornelis. Riwayat hidup sang tuan tanah akhirnya berakhir pada tanggal 18 Juni 1920. Bohl mengembuskan napas terakhirnya pada usia 72 tahun setelah menjalani operasi usus buntu di sebuah rumah sakit yang terletak di Jalan Salemba. Kematian tersebut disebabkan oleh komplikasi fatal akibat gagal ginjal. Setelah Bohl wafat, seluruh aset lahan raksasa miliknya diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Matramanhindia belandaJ.M.L. BohlSejarah JakartaSenayan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap