Kehadiran sosok juru gedor baru di lini depan kerap menjadi teka-teki yang sulit dipecahkan bagi tim nasional sepak bola Indonesia dalam beberapa laga terakhir. Selama ini, ketergantungan yang teramat tinggi pada sosok penyerang seperti Ole Romeny membuat variasi serangan skuad Garuda sering kali mudah terbaca oleh barisan pertahanan lawan. Namun, angin segar akhirnya berembus dari Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga kontra Kamboja pada Senin malam lalu menjadi panggung pembuktian yang sempurna bagi seorang debutan baru, Mitchell Baker, yang tampil memukau sejak menit awal.
Penampilan perdana Baker langsung menyita perhatian publik sepak bola tanah air lewat sumbangan tiga golnya yang mengantarkan Indonesia meraih kemenangan telak dengan skor akhir 5-1. Catatan hat-trick ini bukan sekadar angka statistik di atas kertas, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa lini depan Indonesia kini memiliki dimensi serangan yang jauh lebih bervariasi. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, langsung menangkap sinyal positif ini dengan menyebut kehadiran sang striker sebagai jawaban konkret atas tipisnya kedalaman skuad di sektor penyerang tengah yang selama ini kerap dikeluhkan.








