apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Politik

Militer Myanmar Lancarkan Taktik Baru, Kelompok Bersenjata Dorong Solusi Politik

Parlin SinagaDiterbitkan 6 Agu 2026 - 08.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Militer Myanmar Lancarkan Taktik Baru, Kelompok Bersenjata Dorong Solusi Politik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Militer Myanmar dilaporkan berhasil memukul mundur kelompok-kelompok bersenjata di wilayah Bago tengah dan Dawei selatan menyusul peluncuran taktik medan perang baru serta serangan intensif. Perkembangan terbaru ini menandai babak baru dalam perang saudara di negara tetangga Indonesia tersebut, di mana kekuatan militer yang sebelumnya diperkirakan berada di ambang keruntuhan kini justru menunjukkan tanda-tanda pemulihan kekuatan di lapangan.

Eskalasi taktis yang dilancarkan oleh militer Myanmar ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Keberhasilan mereka di medan tempur didukung oleh skema wajib militer berskala besar yang diterapkan baru-baru ini serta dukungan kritis dari sekutu utama mereka, China. Menurut analisis dari analis independen Aung Ko Ko, militer Myanmar terbukti belum runtuh. Sebaliknya, institusi pertahanan junta tersebut dinilai berhasil bertahan, baik dari sudut pandang politik maupun militer, di tengah tekanan konflik yang berkepanjangan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Konflik bersenjata yang melanda Myanmar sendiri bermula dari kudeta militer pada Februari 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan peraih Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi. Sejak peristiwa tersebut, perang saudara yang pecah telah merenggut lebih dari 100.000 korban jiwa, memaksa jutaan warga sipil mengungsi dari rumah mereka, serta melumpuhkan roda perekonomian negara secara keseluruhan.

Baca Juga

Pemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026

Pemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026

Di tengah dinamika pertempuran yang berubah, Dewan Pengarah Munculnya Persatuan Demokratik Federal (SCEF) menyatakan komitmennya untuk mencapai penyelesaian politik. Langkah ini diambil setelah perwakilan mereka mengadakan pertemuan dengan menteri luar negeri Thailand dan Filipina pada bulan lalu. Morgan Michaels, seorang peneliti dari International Institute for Strategic Studies, menilai bahwa SCEF tampaknya telah mengabaikan tujuan publik mereka sebelumnya untuk menggulingkan Tatmadaw atau militer Myanmar secara total.

Juru bicara SCEF, Saw Nimrod, menegaskan komitmen kelompoknya untuk menempuh jalur negosiasi demi mencapai solusi politik. Kendati demikian, SCEF tetap mengajukan syarat-syarat penting demi menciptakan kondisi dialog yang bermakna. Mereka mendesak militer Myanmar untuk menghentikan seluruh serangan terhadap warga sipil, membebaskan semua tahanan politik, serta menuntut adanya supremasi sipil dengan mendesak militer keluar dari peran politik apa pun.

Di sisi lain, pemerintah baru bentukan militer Myanmar yang menjabat setelah pemilihan umum rekayasa militer sempat menyerukan dialog dengan kelompok-kelompok bersenjata sebelum batas waktu 31 Juli. Kepala junta militer yang kini menjabat sebagai presiden, Min Aung Hlaing, juga menyampaikan kepada parlemen pada pekan lalu bahwa perdamaian merupakan keinginan dan harapan terbesar mereka. Min Aung Hlaing sendiri dijadwalkan akan melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada hari Kamis dan Jumat pekan ini.

Baca Juga

Iran dan Oman Sepakati Jalur Selat Hormuz, Klaim Damai AS Dibantah Sumber

Iran dan Oman Sepakati Jalur Selat Hormuz, Klaim Damai AS Dibantah Sumber

Meskipun ada sinyal dialog, jalur menuju perdamaian masih menghadapi hambatan besar. Min Aung Hlaing sejauh ini belum bersedia menerima SCEF sebagai mitra perundingan resmi. Pemerintah Naypyitaw lebih memilih untuk melakukan diskusi bilateral dengan masing-masing kelompok bersenjata secara individu. Selain itu, para menteri luar negeri dari Thailand dan Filipina dilaporkan telah mengadakan pertemuan terpisah dengan komite negosiasi militer Myanmar guna menjajaki peluang damai.

Bagi negara tetangga seperti Thailand, stabilitas di Myanmar menjadi hal yang krusial. Prioritas utama pemerintah di Bangkok saat ini adalah menekan angka kekerasan, memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi para korban konflik, serta membendung dampak buruk agar pertempuran tidak meluas ke wilayah perbatasan Thailand. Namun, Richard Horsey selaku Penasihat Senior untuk Asia di International Crisis Group, mengingatkan bahwa proses perdamaian di Myanmar masih akan menempuh jalan yang sangat panjang bagi semua pihak yang terlibat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Hubungan InternasionalAsia TenggaraKonflik MyanmarJunta Militer

Berita Terbaru Lainnya

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Pesisir SumateraWali Kota Pekanbaru Dorong Semangat Green City dalam Forum IMT-GT GCMC 2026Padang dan Hildesheim Perbarui Kerja Sama Sister City, Ini Dampak Nyatanya bagi WargaTiga Aspek Prioritas Kemensos dalam Pengelolaan Sekolah RakyatPemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026Iran dan Oman Sepakati Jalur Selat Hormuz, Klaim Damai AS Dibantah SumberKena Gebuk Mahkamah Agung, Trump Kembalikan Uang Tarif Rp1.800 TriliunIsrael Isyaratkan Aksi Militer Sepihak, Negosiasi Damai AS-Iran Terancam Terganggu

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap