apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Menuju 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen dan Angka Kemiskinan Indonesia Turun

Togar PanjaitanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 22.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menuju 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen dan Angka Kemiskinan Indonesia Turun
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia sepanjang tahun 2025 mencatatkan angka 5,11 persen secara tahunan (year-on-year). Capaian positif ini ditopang oleh kinerja ekspor yang kuat serta investasi yang terus masuk ke tanah air. Di samping itu, sektor industri pengolahan menjadi salah satu kontributor pertumbuhan terbesar bagi produk domestik bruto (PDB) nasional sepanjang tahun 2025. Perkembangan ini menjadi fondasi penting bagi Indonesia yang tengah melangkah menuju usia ke-81 tahun kemerdekaan dengan komitmen mewujudkan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, tingkat kemiskinan nasional tercatat mengalami penurunan menjadi 8,25 persen pada September 2025. Hanya dalam kurun waktu satu semester di sekitar periode tersebut, sekitar 490 ribu penduduk berhasil keluar dari garis kemiskinan. Penurunan angka kemiskinan ini mengindikasikan adanya perbaikan kesejahteraan sosial yang mulai dirasakan oleh kelompok masyarakat rentan, sejalan dengan cita-cita pemerataan pembangunan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Indikator kualitas hidup masyarakat juga menunjukkan grafik peningkatan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2025, skor IPM nasional berhasil mencapai angka 75,90, atau mengalami kenaikan hampir satu poin dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini turut didorong oleh kemajuan di tingkat daerah, di mana dua provinsi yaitu Kepulauan Riau dan Papua Barat Daya berhasil menaikkan status pembangunan manusianya dalam setahun terakhir. Selain itu, daya beli masyarakat juga membaik yang ditunjukkan oleh pengeluaran riil per kapita yang naik sebesar Rp461 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?

Pada sektor pangan, ketahanan nasional juga menunjukkan perkembangan positif. Produksi jagung pipilan kering nasional pada Mei 2026 tumbuh signifikan dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan produksi ini didorong oleh perluasan area panen yang dilakukan di berbagai daerah. Ketersediaan pangan yang memadai melalui produksi domestik menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kedaulatan negara atas kebutuhan dasar rakyatnya.

Langkah pembangunan yang ditempuh Indonesia ini sejalan dengan berbagai teori ekonomi dan sosial terkemuka. Konsep kedaulatan klasik dari Jean Bodin menekankan pentingnya otoritas tertinggi negara atas wilayah dan rakyatnya. Dalam konteks pembangunan ekonomi, kedaulatan ini diwujudkan melalui peran aktif negara, sebagaimana dipopulerkan dalam teori developmental state oleh Chalmers Johnson. Di sisi lain, ekonom pembangunan Amartya Sen mengemukakan gagasan pembangunan sebagai kebebasan (development as freedom), yang menekankan bahwa pembangunan sejati harus membebaskan manusia dari kemiskinan. Hal ini diperkuat oleh prinsip difference principle dari John Rawls dalam bukunya A Theory of Justice, yang menyatakan bahwa keadilan sosial diukur dari sejauh mana suatu kebijakan dapat memperbaiki nasib kelompok yang paling rentan.

Baca Juga

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan dan mencapai kemakmuran jangka panjang, Indonesia juga dituntut untuk terus meningkatkan nilai tambah industrinya. Ekonom Ha-Joon Chang mengingatkan bahwa negara-negara yang berhasil keluar dari status berkembang bukanlah negara yang hanya mengekspor bahan mentah, melainkan negara yang berani membangun industri pengolahan bernilai tambah tinggi. Dengan kontribusi besar sektor industri pengolahan serta peningkatan kapasitas pangan nasional, Indonesia terus memantapkan langkahnya untuk menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur menjelang usia kemerdekaan yang ke-81.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi Indonesiapertumbuhan ekonomipembangunan nasionalkesejahteraan sosial

Berita Terbaru Lainnya

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?Mengapa Bupati Kuansing Nonaktif Diduga Memotong TPP Pegawai hingga Setengahnya?Derby Milan di Australia dan Laga Pramusim Sengit Hiasi Jadwal Bola Malam Ini 5-6 Agustus 2026Skenario Kelolosan Piala AFF 2026, Siapa Saja yang Lolos Semifinal dan Gugur?KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy KarimKubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Hadapi Kejaksaan Agung dan PolriNakes Minta Maaf Secara Terbuka Usai Beri Komentar Nirempati Terhadap Almarhum YurizalSelisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap