Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, memberikan tanggapan resmi terkait temuan mengejutkan berupa ratusan senjata, narkotika, hingga CD pornografi di salah satu sekolah swasta yang terletak di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Arifah menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas temuan barang-barang terlarang tersebut di lingkungan institusi pendidikan. Beliau sangat berharap agar pihak sekolah dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan kondisi anak-anak di sekolah tersebut tetap bisa belajar dengan baik, tenang, dan dalam lingkungan yang aman.
Berdasarkan penjelasan dari Hermawanto, selaku kuasa hukum yang mewakili pihak sekolah tersebut, penemuan barang-barang berbahaya ini bermula ketika beberapa orang memasuki sebuah ruangan di lingkungan sekolah. Ruangan tersebut sebelumnya merupakan ruangan yang digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah. Pihak sekolah berniat menggunakan kembali ruangan tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan para siswa. Namun, saat proses masuk dan pembersihan dilakukan pada tanggal 10 Juli dan 11 Juli, mereka justru menemukan tumpukan senjata. Tidak tanggung-tanggung, jumlah senjata yang ditemukan pada kurun waktu tersebut mencapai 995 pucuk, yang terdiri dari senjata api, amunisi, serta beberapa jenis aksesori senjata lainnya.








