Persoalan pangan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat setelah adanya dialog antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan seorang mahasiswa asal Alor bernama Adriano Padama di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Dalam pertemuan tersebut, Adriano menyampaikan aspirasi langsung mengenai kondisi tingginya harga beras di daerah asalnya. Menurut pemaparannya, lonjakan harga beras di Kabupaten Alor dipicu oleh rendahnya hasil produksi pertanian lokal serta adanya hambatan dalam jalur distribusi logistik antarpulau yang membuat pasokan pangan ke wilayah kepulauan tersebut tersendat.








