apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Menteri Pertanian Siapkan Strategi Tiga Tahap Atasi Kemiskinan di Alor

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 23.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menteri Pertanian Siapkan Strategi Tiga Tahap Atasi Kemiskinan di Alor
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Persoalan pangan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat setelah adanya dialog antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan seorang mahasiswa asal Alor bernama Adriano Padama di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Dalam pertemuan tersebut, Adriano menyampaikan aspirasi langsung mengenai kondisi tingginya harga beras di daerah asalnya. Menurut pemaparannya, lonjakan harga beras di Kabupaten Alor dipicu oleh rendahnya hasil produksi pertanian lokal serta adanya hambatan dalam jalur distribusi logistik antarpulau yang membuat pasokan pangan ke wilayah kepulauan tersebut tersendat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Menindaklanjuti penyampaian aspirasi tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera melakukan langkah intervensi nyata guna menstabilkan kondisi pangan di Alor. Sepanjang periode Maret hingga Juli 2026, realisasi penyaluran beras untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah tersebut tercatat mencapai 764.070 kilogram. Untuk menjamin keterjangkauan bagi masyarakat luas, penyaluran beras SPHP ini didistribusikan secara masif melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), para pengecer di pasar rakyat, hingga melalui pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar pemukiman warga secara langsung.

Selain menyalurkan beras melalui program SPHP, pemerintah juga menggelontorkan bantuan pangan berupa beras langsung secara bertahap kepada masyarakat Alor yang membutuhkan. Hingga tanggal 31 Juli 2026, volume bantuan pangan beras yang berhasil didistribusikan mencapai 746.000 kilogram. Melalui penggabungan kedua program ini, akumulasi pasokan beras yang telah digelontorkan oleh pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan serta menekan gejolak harga di Kabupaten Alor secara keseluruhan telah menyentuh angka sekitar 1,5 juta kilogram.

Baca Juga

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Sebagai langkah jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan dan memperkuat sektor agraria di wilayah tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja langsung ke Kabupaten Alor pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk merumuskan solusi berkelanjutan bagi para petani setempat. Dalam kesempatan tersebut, Amran memaparkan rancangan strategi pertanian tiga tahap yang disiapkan khusus untuk mengentaskan kemiskinan di Alor. Strategi komprehensif ini memadukan pemenuhan kebutuhan pangan mendesak saat ini, peningkatan kapasitas produksi jangka pendek dan menengah, hingga pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi untuk jangka panjang.

Tahap pertama dari strategi yang disiapkan Kementerian Pertanian ini difokuskan sepenuhnya pada ketersediaan serta keterjangkauan beras di pasar lokal guna menjawab kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Sementara itu, tahap kedua diarahkan pada peningkatan produksi tanaman pangan yang dapat memberikan hasil nyata dalam waktu relatif cepat. Guna mendukung keberhasilan fase kedua ini, pemerintah menyiapkan berbagai bantuan sarana produksi mulai dari benih padi, benih jagung, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga penyediaan pompa air untuk mengairi lahan kering.

Baca Juga

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Dalam implementasi bantuan benih tersebut, Amran mengambil kebijakan untuk memperbesar alokasi bantuan secara signifikan. Dari permintaan awal masyarakat yang hanya mengajukan bantuan benih padi untuk lahan seluas satu hektare, Menteri Pertanian memutuskan untuk meningkatkannya menjadi bantuan benih padi untuk lahan seluas 3.000 hektare. Tidak hanya berfokus pada komoditas padi, pemerintah juga mempersiapkan program jangka menengah berupa pengembangan tanaman jagung di atas lahan seluas 3.000 hektare di Kabupaten Alor.

Memasuki tahap ketiga dari strategi pengentasan kemiskinan ini, fokus pemerintah diarahkan pada pengembangan komoditas perkebunan yang memiliki masa produktif panjang. Berdasarkan analisis kecocokan lahan di wilayah NTT, Amran menyebutkan bahwa komoditas seperti kelapa, mete, dan kakao sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Alor. Tanaman-tanaman perkebunan tahunan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan yang mampu menopang kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat dalam jangka panjang, sekaligus memutus mata rantai kemiskinan struktural di daerah tersebut secara permanen.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ketahanan panganKementerian PertanianAndi Amran SulaimanKabupaten Alor

Berita Terbaru Lainnya

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihPemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan BadaiTelkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 TriliunTransmart Gelar Full Day Sale Hari Minggu, Diskon Alat Masak Mulai Rp79.920Transmart Gelar Full Day Sale pada Minggu (9/8) dengan Diskon hingga 50 PersenPolisi Bongkar Tempat Produksi Vape Diduga Mengandung Etomidate di KemangMengenal Manfaat Air Mineral bagi Kesehatan Tubuh dan Pentingnya HidrasiKebakaran Hutan Meluas, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total dari 4 Pintu Masuk

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026