Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan bahwa ketersediaan stok pangan nasional, khususnya beras dan jagung, tetap berada dalam kondisi aman meskipun ancaman kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, sekitar 30 ribu hektare lahan pertanian di berbagai daerah di Indonesia kini telah terdampak oleh musim kemarau. Kendati demikian, pemerintah menegaskan bahwa dampak kekeringan ini belum sampai mengganggu cadangan pangan bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Amran seusai menghadiri sebuah acara di Universitas Diponegoro, Kota Semarang, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut penjelasannya, luasan lahan pertanian yang saat ini terdampak kekeringan tergolong kecil jika dibandingkan dengan total keseluruhan lahan produktif di tanah air. Secara persentase, area yang mengalami kekeringan tersebut masih berada di bawah angka satu persen dari total lahan pertanian nasional. Hal inilah yang mendasari optimisme pemerintah bahwa pasokan pangan tidak akan terganggu secara signifikan dalam waktu dekat.








