apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Mentan Amran Tinjau Alor Usai Terima Aspirasi Mahasiswa Undip Soal Distribusi Pangan

Usat NgajiDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mentan Amran Tinjau Alor Usai Terima Aspirasi Mahasiswa Undip Soal Distribusi Pangan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana sebuah aspirasi dari bangku kuliah bisa langsung mengubah kebijakan dan agenda kerja seorang menteri? Pertanyaan praktis ini terjawab secara nyata dalam interaksi antara Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Adriano Padama, seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Suara lantang Adriano mengenai kendala pangan di kampung halamannya tidak hanya didengar, tetapi langsung memicu tindakan konkret dari pemerintah pusat. Perjalanan dari ruang kuliah di Jawa Tengah hingga pemantauan langsung di lapangan di Alor menjadi bukti bagaimana keluhan masyarakat direspons dengan cepat demi menjaga stabilitas pangan di daerah.

Semua ini bermula pada Kamis (6/8), ketika Menteri Pertanian memberikan kuliah umum di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro di Semarang. Di tengah ribuan mahasiswa tersebut, Adriano Padama memberanikan diri untuk menyampaikan keluh kesah mengenai kondisi riil yang dihadapi oleh warga di

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Kabupaten Alor
. Adriano menyuarakan persoalan distribusi pangan yang kerap menghambat pasokan beras dan memicu lonjakan harga yang sangat memberatkan masyarakat setempat. Ia mendorong agar pemerintah bersedia turun langsung untuk melihat kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan agar dapat merumuskan solusi yang tepat sasaran.

Persoalan utama yang diangkat oleh Adriano adalah kerentanan harga pangan akibat kendala jalur distribusi. Menurut penuturannya, ketika rantai distribusi pangan mengalami gangguan atau hambatan transportasi, harga beras di sejumlah wilayah di Kabupaten Alor dapat melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Lonjakan harga yang mencapai lebih dari dua kali lipat harga normal ini tentu menjadi beban berat bagi daya beli masyarakat setempat. Kondisi geografis dan ketergantungan pada pasokan luar daerah menjadikan kelancaran distribusi sebagai faktor penentu stabilitas harga di Alor.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Mendengar curhatan yang sarat akan data lapangan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman mengambil langkah yang tidak biasa. Demi membuktikan kebenaran informasi dan merespons kegelisahan masyarakat Alor, Amran memutuskan untuk membatalkan agenda rapat pimpinan kementerian yang seharusnya ia pimpin di Jakarta. Alih-alih kembali ke ibu kota untuk menghadiri rapat tersebut, ia memilih untuk langsung terbang menuju Nusa Tenggara Timur. Kunjungan kerja ke Kabupaten Alor pun terlaksana pada Sabtu (8/8), hanya berselang dua hari setelah pertemuan pertamanya dengan Adriano di Semarang.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Mentan menyampaikan apresiasi khusus kepada Adriano atas keberaniannya menyuarakan kondisi riil masyarakat. Setibanya di Kabupaten Alor, Mentan didampingi langsung oleh Adriano Padama untuk meninjau beberapa lokasi penting. Kehadiran Adriano dalam kunjungan lapangan tersebut bertujuan agar ia dapat melihat secara langsung bagaimana pemerintah merespons keluhannya serta menyaksikan program-program pertanian yang sedang dipersiapkan untuk wilayahnya. Dalam peninjauan tersebut, Amran memastikan bahwa pasokan beras di gudang-gudang penyimpanan di Alor saat ini berada dalam kondisi aman. Ia menegaskan bahwa harga beras di gudang tersebut terjaga di angka Rp13.000 per kilogram, setara dengan tingkat harga yang berlaku di Jakarta.

Baca Juga

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi di masa mendatang, Kementerian Pertanian juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Amran secara khusus menginstruksikan Bulog untuk menjamin ketersediaan stok beras di Kabupaten Alor secara berkelanjutan. Jika sewaktu-waktu terjadi fluktuasi harga atau hambatan pasokan di tengah masyarakat, Bulog diminta segera melakukan operasi pasar atau menyelenggarakan pasar murah. Langkah taktis ini diharapkan dapat meredam kepanikan pasar dan menjaga agar harga beras tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di Alor.

Selain pemenuhan kebutuhan pangan jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Langkah utama yang diambil adalah dengan mendorong peningkatan produksi komoditas pangan lokal, khususnya padi dan jagung. Dengan mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Alor, ketergantungan wilayah ini terhadap pasokan pangan dari luar daerah dapat dikurangi secara bertahap. Melalui kombinasi antara jaminan stok beras, pengawasan harga, dan penguatan produksi pertanian lokal, diharapkan kekhawatiran akan lonjakan harga pangan seperti yang disuarakan oleh Adriano tidak perlu terjadi lagi di masa depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ketahanan panganKementerian PertanianAndi Amran SulaimanKabupaten Alor

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Buka Tender Penggantian Column Assy FOC IPresiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih BerlangsungDemi Atasi Defisit Fiskal, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikBandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian AcaraIsmi Ulfaida Jadi Siswi Sekolah Rakyat Pertama yang Lolos Seleksi Paskibraka NasionalJumlah Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta SID, Tumbuh 16,83 PersenBGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan Fee

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026