apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Ikuti Sekolah Rakyat pada 2027

Agus CahyonoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 05.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Ikuti Sekolah Rakyat pada 2027
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menetapkan target besar untuk program jaminan pendidikan non-formal bagi anak-anak marjinal. Mensos menargetkan setidaknya 150.000 anak dapat berpartisipasi dan mengikuti program Sekolah Rakyat pada tahun 2027 mendatang. Program Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka putus sekolah yang masih terjadi di tanah air. Secara khusus, program ini difokuskan untuk menyasar anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera agar mereka memperoleh hak pendidikan yang setara.

Target ambisius untuk menjaring 150.000 anak tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meresmikan Sekolah Rakyat Rintisan. Acara peresmian tersebut diselenggarakan di Kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug pada hari Sabtu, 8 Agustus. Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan bahwa pencapaian target tersebut sangat bergantung pada kelancaran pembangunan infrastruktur pendukung. Menurutnya, target 150.000 siswa ini dapat tercapai apabila pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di berbagai wilayah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dapat selesai tepat waktu sesuai rencana.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Untuk saat ini, program Sekolah Rakyat telah berjalan dan memberikan dampak nyata bagi ribuan anak. Tercatat sudah ada 165 bangunan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi secara aktif di berbagai wilayah. Fasilitas-fasilitas yang sudah ada tersebut saat ini menampung sekitar 43.000 siswa yang sedang menempuh pendidikan. Ke depannya, kapasitas tampung ini akan terus dioptimalkan, mengingat setiap unit bangunan Sekolah Rakyat diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 2.000 peserta didik.

Baca Juga

TNI dan Polri Selidiki Penembakan Dua Warga di Sekitar Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026

TNI dan Polri Selidiki Penembakan Dua Warga di Sekitar Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sebagai upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan ini kepada anak-anak yang belum terjangkau, Kementerian Sosial berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah Sekolah Rakyat Rintisan. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan 100 bangunan baru Sekolah Rakyat pada tahun 2026. Bangunan-bangunan baru yang disiapkan pada tahun 2026 tersebut dirancang agar menjadi fasilitas yang lebih besar, lebih layak, dan lebih memadai dibandingkan dengan fasilitas yang sudah ada sebelumnya.

Program Sekolah Rakyat Rintisan ini secara khusus menyasar anak-anak dari kelompok rentan, terutama mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera. Kelompok sasaran ini mencakup anak-anak yang terpaksa putus sekolah serta anak-anak jalanan yang masih beraktivitas di jalan. Proses rekrutmen anak-anak ini bukanlah hal yang mudah bagi para petugas di lapangan. Para pendamping program di lapangan membutuhkan waktu hingga 24 jam untuk mencari dan melacak lokasi keberadaan anak-anak yang menjadi target sasaran agar mereka bisa diajak masuk dan belajar di Sekolah Rakyat.

Baca Juga

BGN Mulai Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN Mulai Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima Makan Bergizi Gratis

Langkah pengembangan program Sekolah Rakyat ini juga merupakan wujud dari keinginan Presiden untuk memastikan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Presiden menginginkan agar anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak dapat secepat mungkin disekolahkan untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang baik. Lebih dari itu, Presiden juga menghendaki adanya pelayanan yang menyeluruh bagi para peserta didik ini. Hal tersebut meliputi pemberian fasilitas penginapan yang layak, penyediaan makanan, layanan kesehatan, serta perlengkapan sekolah yang baik guna menunjang proses belajar-mengajar mereka secara optimal.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Teddy Indra WijayaSekolah RakyatKementerian SosialSaifullah Yusuf

Berita Terbaru Lainnya

Chelsea vs AC Milan di Indonesia Super Cup 2026, Siaran Langsung TVRI dan FolaplayDaftar Pemain Indonesia di Srikandi Merdeka Cup 2026 dan Pembagian TimTransmart Full Day Sale Hadirkan Diskon Peralatan Makan dan Minum Mulai Rp 12 RibuRaksasa Minyak AS Cetak Keuntungan Besar, ExxonMobil Kantongi Rp 2,8 Triliun per HariTNI dan Polri Selidiki Penembakan Dua Warga di Sekitar Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026Perang Iran Kian Rumit, Jenderal Top AS Diam-Diam Cari Jalan KeluarBGN Mulai Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima Makan Bergizi GratisRespons Bahlil Lahadalia Usai Kinerjanya Dipuji dan Dinilai Memuaskan oleh Presiden Prabowo

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026