Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini masih didominasi oleh pekerja sektor informal yang rentan, dengan proporsi mencapai 59,30%. Di tengah tantangan sosial ekonomi tersebut, pemenuhan kesehatan anak tetap menjadi prioritas penting yang harus diperhatikan oleh para orang tua. Salah satu gangguan kesehatan yang kerap dialami anak-anak adalah diare. Diare pada anak merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat berakibat serius bagi tumbuh kembang mereka jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, menjaga kesehatan saluran pencernaan merupakan faktor yang sangat krusial, khususnya selama periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode emas ini menjadi fondasi penting bagi kehidupan anak di masa depan. Di dalam saluran pencernaan manusia, terdapat sekitar 100 triliun mikrobiota yang memiliki peran aktif dalam memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan mikrobiota sejak dini sangat penting untuk memastikan fungsi tubuh anak berjalan dengan baik.








