apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Mengapa Ribuan Dapur Gizi Nasional Diduga Melanggar Aturan? Ini Penjelasannya

Agus CahyonoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 12.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Ribuan Dapur Gizi Nasional Diduga Melanggar Aturan? Ini Penjelasannya
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) kini tengah menjadi sorotan setelah mencuatnya dugaan pelanggaran di ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdasarkan laporan audit dari Kejaksaan Agung, ditemukan indikasi pelanggaran pada ribuan dapur penyedia gizi tersebut. Penemuan ini memicu langkah tegas dari pihak berwenang untuk memeriksa lebih lanjut tata kelola program pemenuhan gizi di berbagai wilayah Indonesia.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Untuk memahami lebih lanjut mengenai duduk perkara kasus ini, penting untuk melihat skala audit yang telah dilakukan. Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap total 16.482 SPPG di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.355 dapur SPPG diduga melakukan pelanggaran. Dugaan pelanggaran ini diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu pelanggaran berat, sedang, dan ringan.

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menyatakan bahwa BGN tidak tinggal diam dan akan mengusut tuntas temuan ini. Pihaknya kini sedang memeriksa lebih dalam kertas kerja audit yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung. Langkah pemeriksaan mendalam ini bertujuan untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau niat jahat (mens rea) dari pengelola dapur untuk melakukan tindakan pencurian atau korupsi anggaran.

Baca Juga

Kementerian Pertahanan Kucurkan Rp 1,064 Triliun untuk Pendidikan Bela Negara Calon Manajer Koperasi Desa

Kementerian Pertahanan Kucurkan Rp 1,064 Triliun untuk Pendidikan Bela Negara Calon Manajer Koperasi Desa

Bagi dapur SPPG yang nantinya terbukti melakukan pelanggaran, BGN telah menyiapkan serangkaian sanksi. Sanksi tersebut berkisar dari pemberian surat peringatan hingga penangguhan atau suspensi operasional. Tindakan yang lebih keras akan diterapkan kepada kepala dapur SPPG yang terbukti melakukan korupsi atau pencurian uang negara. Mereka yang terbukti bersalah akan langsung dipecat, di mana usulan pemecatan tersebut akan diajukan oleh BGN kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Sebagai langkah cepat, BGN telah membekukan operasional 833 dapur SPPG yang dinilai bermasalah di sejumlah wilayah Indonesia. Penutupan ratusan dapur ini tersebar di beberapa area utama, meliputi 98 dapur di Sumatra, 311 dapur di wilayah Jawa dan Madura, serta 424 dapur yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua. Berbeda dengan kebijakan sebelumnya di mana dapur yang ditangguhkan tetap menerima pembayaran, kali ini BGN menegaskan bahwa dapur yang ditutup tidak akan dibayar sama sekali karena terbukti melanggar prosedur standar operasional (SOP).

Baca Juga

Ketahanan Pangan Terjaga Melalui Program PESAT di Perbatasan Malinau

Ketahanan Pangan Terjaga Melalui Program PESAT di Perbatasan Malinau

Jenis pelanggaran SOP yang ditemukan di lapangan cukup beragam dan menyangkut aspek keselamatan serta kualitas. Beberapa pelanggaran tersebut meliputi penyajian makanan yang tidak higienis, adanya kasus keracunan makanan, kualitas makanan yang berada di bawah standar yang ditetapkan, hingga belum terpenuhinya syarat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai. Faktor-faktor ini dinilai sangat krusial karena langsung berdampak pada kesehatan penerima manfaat program gizi.

Selain menyasar pengelola dapur, langkah pembenahan internal juga berdampak pada personel di lingkungan BGN sendiri. Lembaga ini telah memberhentikan 261 pegawai non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN), yang terdiri dari 224 staf non-ASN dan 37 tenaga ahli. Sementara untuk pegawai yang berstatus ASN, BGN menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada 9 orang ASN atas pelanggaran berat yang mereka lakukan, serta memberikan hukuman disiplin ringan kepada 39 ASN lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan akuntabilitas dan profesionalisme di seluruh lini organisasi BGN tetap terjaga.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSPPGKejaksaan AgungSudaryonoBGNAudit Gizi

Berita Terbaru Lainnya

Gelombang Panas dan Kekeringan Landa AS hingga Eropa, Picu Kebakaran Hutan dan Krisis AirKementerian Pertahanan Kucurkan Rp 1,064 Triliun untuk Pendidikan Bela Negara Calon Manajer Koperasi DesaKetahanan Pangan Terjaga Melalui Program PESAT di Perbatasan MalinauAman dan Nyaman di Perjalanan, Bagaimana DENZA D9 Menjawab Kebutuhan Mobil Listrik Keluarga?Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 2.610.000 per GramTrump Batal Serang Iran, Rupiah Hari Ini Berpotensi MenguatTransformasi Desa Kuno Guangdong Menjadi Kawasan Resort Mewah Bernilai TinggiRoket SpaceX Diprediksi Tabrak Permukaan Bulan pada 5 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap