apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Mendagri Siapkan Dukcapil Jadi Kunci Layanan Publik Digital

Agus CahyonoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 22.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mendagri Siapkan Dukcapil Jadi Kunci Layanan Publik Digital
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam transformasi digital nasional. Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada hari Senin, 3 Agustus 2026, Tito Karnavian menyatakan bahwa data Dukcapil merupakan fondasi utama bagi sistem pemerintahan digital di Indonesia. Keberadaan data yang valid dan terintegrasi menjadi kunci utama untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan modern di seluruh penjuru negeri.

Langkah penguatan data ini sejalan dengan fokus pemerintah saat ini yang tengah mempercepat pembangunan Electronic Government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pembangunan SPBE ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mereformasi tata kelola pemerintahan. Selain mempercepat SPBE, pemerintah juga sedang menyiapkan implementasi program Satu Data Indonesia. Program Satu Data Indonesia ini akan berfungsi sebagai basis integrasi data lintas kementerian dan lembaga agar seluruh instansi pemerintah memiliki acuan data yang sama.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Penerapan konsep E-Government atau pemerintahan elektronik ini dirancang dengan tujuan yang sangat jelas, yaitu untuk memangkas birokrasi yang selama ini dinilai berbelit-belit. Melalui implementasi sistem digital yang terintegrasi, masyarakat Indonesia nantinya tidak perlu lagi datang langsung secara fisik ke kantor-kantor pemerintah untuk mendapatkan berbagai layanan publik. Hal ini diharapkan akan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan negara secara lebih cepat dan praktis.

Baca Juga

Presiden Prabowo Terima Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul Sore Ini di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Terima Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul Sore Ini di Istana Merdeka

Salah satu kekuatan utama dari sistem ini adalah cakupan data Dukcapil yang sangat masif. Saat ini, data Dukcapil telah mencakup sekitar 290 juta penduduk Indonesia, jumlah yang telah mendekati 99 persen dari total populasi nasional. Data kependudukan yang dikelola tidak hanya berisi informasi identitas dasar penduduk, melainkan juga sudah dilengkapi dengan data biometrik. Data biometrik tersebut meliputi teknologi pengenalan wajah (face recognition), sidik jari, hingga pemindaian iris mata. Seluruh data biometrik ini dihimpun secara real time langsung dari seluruh kantor Dukcapil di tingkat kabupaten dan kota.

Untuk mewujudkan integrasi data yang menyeluruh, data Dukcapil ini nantinya akan dihubungkan dengan data dari berbagai instansi pemerintah lainnya. Beberapa lembaga dan kementerian yang akan terintegrasi dalam sistem ini antara lain adalah Kementerian ATR/BPN, Badan Pusat Statistik (BPS), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Kementerian Kesehatan. Integrasi ini akan memudahkan koordinasi dan verifikasi data antarinstansi secara cepat dan akurat.

Baca Juga

KPI Pusat Dorong Kolaborasi Media Penyiaran untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

KPI Pusat Dorong Kolaborasi Media Penyiaran untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam rangka mendukung dan memperkuat infrastruktur teknologi informasi (TI) yang memadai bagi Dukcapil, pemerintah juga telah menyiapkan program penguatan khusus. Program penguatan infrastruktur TI ini direncanakan akan berjalan melalui skema multi-years atau tahun jamak. Untuk mendanai program penguatan infrastruktur teknologi informasi tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran dengan nilai yang cukup besar, yaitu mencapai sekitar Rp 3,5 triliun.

Anggaran senilai Rp 3,5 triliun tersebut akan dialokasikan untuk beberapa kebutuhan teknis yang sangat krusial. Kebutuhan tersebut meliputi peningkatan kapasitas penyimpanan data kependudukan, memperbesar kapasitas bandwidth, memperkuat sistem keamanan siber dari berbagai ancaman, serta menyiapkan pusat pencadangan data atau backup server. Melalui alokasi anggaran dan penguatan infrastruktur ini, pemerintah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran sistem pemerintahan digital di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tito KarnavianSPBEDukcapilSatu Data Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat pada Pembukaan Perdagangan Awal PekanPresiden Prabowo Terima Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul Sore Ini di Istana MerdekaKPI Pusat Dorong Kolaborasi Media Penyiaran untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026Harga BBM dan Biaya Sekolah Masih Tinggi di Tengah Deflasi Juli 2026Pemerintah Beri Lampu Hijau Ekspor Komoditas Tambang dengan Kandungan Logam Tanah JarangDua Helikopter Pemadam Kebakaran Tabrakan di Yunani, Dua Awak Gugur Saat Jinakkan ApiMengukur Keandalan Asuransi Jiwa Melalui Prestasi, BRI Life Raih Empat Penghargaan Nasional dan InternasionalAnggota DPR RI Rajiv Serap Aspirasi Warga Bandung Barat dan Nagreg Terkait Ketahanan Pangan hingga PJU

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap