apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Malaysia Selidiki Lolosnya Kopilot Kurir Ekstasi dari KLIA ke Indonesia

Andi TobanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 00.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Malaysia Selidiki Lolosnya Kopilot Kurir Ekstasi dari KLIA ke Indonesia
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Penyelidikan mendalam kini tengah berjalan di Malaysia setelah seorang kopilot asal negara tersebut yang berinisial MSO ditangkap karena diduga menyelundupkan narkotika jenis ekstasi dari Kuala Lumpur ke Indonesia. Kasus penyelundupan ini memicu perhatian besar dari publik dan otoritas di kedua negara tetangga tersebut. Pelaku diduga berhasil membawa koper yang berisi sekitar 26 kilogram ekstasi melewati pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sebelum akhirnya terdeteksi setelah tiba di Indonesia. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengawasan keamanan bandara di Malaysia, terutama terkait bagaimana seorang kru penerbangan bisa meloloskan barang haram dalam jumlah besar.

Upaya penyelundupan barang haram tersebut berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Bandara Soekarno-Hatta di Indonesia. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sebanyak 70.144 butir pil ekstasi dengan berat total berkisar 26 kilogram. Selain membawa barang terlarang dalam jumlah besar di dalam kopernya, kopilot MSO juga dilaporkan berada di bawah pengaruh narkotika saat melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur ke Indonesia. Temuan ini tentu meningkatkan kekhawatiran terkait keselamatan penerbangan dan kepatuhan kru terhadap hukum, mengingat posisi pelaku sebagai kopilot yang bertanggung jawab dalam operasional penerbangan.

Merespons insiden ini, otoritas Malaysia langsung bergerak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait kasus penyelundupan tersebut. Penyelidikan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai instansi penting di Malaysia, mulai dari Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOT), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), hingga Malaysia Aviation Group (MAG). Polisi Malaysia kini tengah mendalami secara rinci bagaimana MSO bisa lolos dari pemeriksaan keamanan di KLIA meski membawa koper yang berisi narkotika dalam jumlah besar. Investigasi lintas instansi ini diharapkan dapat mengungkap secara terang benderang alur perjalanan barang haram tersebut.

Baca Juga

Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Agustus 2026, Awan Tebal Mendominasi, Hujan Ringan Mengancam Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Agustus 2026, Awan Tebal Mendominasi, Hujan Ringan Mengancam Selatan dan Timur

Fokus utama dari penyelidikan ini diarahkan pada modus operandi yang digunakan oleh pelaku untuk melewati pemeriksaan bandara. MSO diduga memanfaatkan jalur khusus kru pesawat yang jalurnya terpisah dari jalur pemeriksaan penumpang reguler. Celah pada jalur khusus inilah yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk meloloskan koper berisi puluhan ribu butir ekstasi tersebut. Akibatnya, efektivitas pengawasan di jalur khusus kru pesawat kini menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak yang berwenang, karena jalur yang seharusnya aman justru diduga disalahgunakan untuk menyelundupkan narkotika ke luar negeri.

Lolosnya kopilot tersebut memicu reaksi skeptis dan berbagai pertanyaan dari publik di Malaysia. Sejumlah warganet secara terbuka mempertanyakan efektivitas prosedur pemeriksaan keamanan terhadap kru pesawat yang selama ini diterapkan di KLIA. Menanggapi keraguan masyarakat tersebut, Direktur Jenderal AKPS, Mohd Shuhaily Mohd Zain, memberikan penjelasan mengenai sistem pengawasan bandara. Menurutnya, seluruh kru penerbangan di Malaysia pada dasarnya tetap menjalani pemeriksaan ketat saat berada di bandara. Namun, ia menambahkan bahwa setiap pelaku kejahatan selalu memiliki modus tersendiri untuk menghindari pengawasan petugas, yang kini sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca Juga

Sinergi Nutrisi dan Pola Asuh Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Optimal Anak

Sinergi Nutrisi dan Pola Asuh Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Optimal Anak

Pemerintah Malaysia juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun apabila ditemukan adanya keterlibatan oknum petugas lain yang membantu MSO membawa narkoba hingga lolos dari pemeriksaan di KLIA. Semua pihak yang terlibat akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, sebagai langkah evaluasi dan pencegahan di masa mendatang, Malaysia Aviation Group mengumumkan bahwa mereka akan mengevaluasi sekaligus memperketat prosedur pemeriksaan terhadap seluruh kru pesawat. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya celah keamanan serupa di masa yang akan datang dan memastikan bahwa seluruh kru pesawat mematuhi protokol keselamatan yang ketat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bea CukaiPenyelundupan NarkobaKLIAMalaysia Aviation Group

Berita Terbaru Lainnya

Pemprov NTB Targetkan 140 Ribu Penonton di MotoGP Mandalika 2026Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Agustus 2026, Awan Tebal Mendominasi, Hujan Ringan Mengancam Selatan dan TimurSinergi Nutrisi dan Pola Asuh Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Optimal AnakPerempuan Pesisir Cilacap Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Desa TangguhKejagung Janji Ungkap Pemilik Emas 74 Kg Terkait Kasus Febrie Adriansyah di PersidanganMisteri Kematian Siswa SMP di Pemalang, Polisi Periksa Teman Korban dan Lakukan AutopsiKurir Ganja 20 Kilogram Pasrah Minta Ditangkap Polisi di Pelabuhan BakauheniPemuda di Pekalongan Rekayasa Kasus Begal dan Jari Putus Menggunakan Wortel

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap