Bagaimana performa kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, saat dipercaya tampil sejak menit awal bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam?
Jawabannya terbukti positif dalam laga leg pertama babak kualifikasi Liga Konferensi. Paes sukses mencatatkan debutnya sebagai starter ketika Ajax memetik kemenangan 3-1 atas tim asal Irlandia, Shelbourne. Pertandingan penting ini digelar di Johan Cruyff Arena pada Jumat (7/8) dini hari WIB.
Pelatih Ajax memberikan kepercayaan penuh kepada penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut untuk bermain selama 90 menit penuh. Paes menjawab kepercayaan ini dengan mencatatkan dua penyelamatan penting yang krusial bagi pertahanan timnya. Ia baru kebobolan menjelang peluit panjang berbunyi, tepatnya pada menit ke-84, akibat skema serangan balik cepat lawan. Gol yang dicetak oleh Daniel Kelly tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran dari Shelbourne yang gagal diantisipasi oleh Paes.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Sebelum gol balasan dari Shelbourne tercipta, dominasi Ajax sudah terlihat sejak awal laga. Tim tuan rumah membuka keunggulan cepat pada menit ke-6 melalui eksekusi penalti Mika Godts, menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Milan Mbeng di area terlarang. Keunggulan Ajax bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-22 berkat gol Owen Wijndal yang menyambut umpan silang akurat dari Steven Berghuis. Memasuki babak kedua, tepatnya di menit ke-50, Kasper Dolberg memperlebar keunggulan menjadi 3-0 setelah menuntaskan umpan matang kedua dari Berghuis. Ajax sebenarnya memiliki peluang untuk menambah gol pada menit ke-57, namun Mika Godts gagal mengeksekusi penalti keduanya dalam laga ini.
Di tempat terpisah, hasil kontras didapatkan oleh pemain Indonesia lainnya di kompetisi Eropa. FC Twente sukses pesta gol dengan melibas wakil Slovakia, DAC 1904, lewat skor telak 6-0 di Stadion De Grolsch Veste. Gol-gol Twente masing-masing dilesakkan oleh Daan Rots pada menit ke-7, Marko Pjaca pada menit ke-11, disusul Daouda Weidmann (50'), Max Bruns (56'), Ramiz Zerrouki, dan Robin Propper. Sayangnya, bek timnas Indonesia Mees Hilgers sama sekali tidak masuk dalam skuad Twente untuk laga ini karena dilaporkan tengah mengalami konflik dengan pihak klub.
BWF Rilis Kalender Turnamen Bulu Tangkis 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Ajang Bergengsi

Bagi Maarten Paes, penampilan ini menambah catatan positifnya bersama Ajax. Sebelumnya, kiper andalan skuad Garuda ini juga sempat mencatatkan clean sheet saat membawa Ajax menang 3-0 atas Heracles, serta bermain penuh dalam laga sengit kontra PSV Eindhoven yang berakhir imbang 2-2. Keberadaan Paes di bawah mistar gawang juga sebelumnya terbukti krusial kala ia menggagalkan dua tendangan penalti FC Utrecht demi mengamankan tiket kualifikasi Liga Konferensi. Di luar lapangan, Ajax sendiri terus berbenah dengan menunjuk Michel Sanchez sebagai pelatih baru untuk musim 2025/2026 dengan kontrak hingga 2028, serta memperkuat lini tengah mereka melalui perekrutan Julian Brandt dari Borussia Dortmund dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2029. Sementara itu, talenta muda Ajax, Sean Steur, yang digadang-gadang sebagai penerus Frenkie de Jong, kini tengah menjadi rebutan tiga klub raksasa Liga Primer Inggris untuk bursa transfer tahun 2026 mendatang.
Di sisi lain, dinamika para pemain sepak bola Indonesia di kancah internasional terus berkembang. Selain kembalinya Dean James merumput bersama Go Ahead Eagles, tim nasional Indonesia sendiri baru saja menuai hasil positif di tanah air. Skuad Garuda sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berkat gol tunggal yang dicetak oleh Ole Romeny. Perkembangan positif para pemain di luar negeri, termasuk debut starter Maarten Paes di kualifikasi kompetisi Eropa ini, tentu diharapkan dapat terus meningkatkan performa tim nasional di laga-laga internasional mendatang.






